Meski tak Ilmiah, ‘Love Language’ Bisa Membantu Memahami Pasangan
📅 Senin, 23 Okt 2023, 10:14 WIB | Oleh: Tim PenulisChapman juga menyebutkan bahwa pasangan yang memiliki love language yang sama seharusnya memiliki hubungan yang lebih baik. Namun, penelitian mengenai hal ini masih simpang siur.
Sebagai contoh, sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2017 gagal menemukan bahwa pasangan yang memiliki love language yang sama terkait dengan peningkatan tingkat kepuasan hubungan. Namun, studi 2022 menemukan bahwa ketika pasangan memiliki love language yang sama, mereka melaporkan tingkat kepuasan hubungan dan kepuasan seksual yang lebih tinggi.
Pelajari 'love language' pasanganmu
Chapman juga menyarankan bahwa untuk pasangan yang love language-nya tidak cocok, mempelajari bahasa cinta pasangan dapat memfasilitasi komunikasi dan mengurangi kesalahpahaman. Dia berpendapat bahwa jika seseorang dapat menentukan dan menerapkan love language pasangannya, hal ini akan membuka jalan untuk kepuasan hubungan yang lebih besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai contoh, jika dia menyukai words of affirmation, pertimbangkan dengan cermat kata-kata yang kamu sampaikan padanya. Jika love language-nya adalah acts of service, kamu mungkin bisa belajar memasak makanan favoritnya.
Ada atau tidaknya dasar ilmiah dalam teori khusus ini mungkin tidak terlalu penting. Karena toh, adanya nilai dalam mengekspresikan cinta secara bijaksana kepada pasangan tidak perlu diragukan lagi.
Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Martin Graff, Senior Lecturer in Psychology of Relationships, University of South Wales
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!