Riset Ungkap Antusiasme Gen Z di Jawa-Bali pada Isu Lingkungan Masih Rendah
📅 Jumat, 20 Okt 2023, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis2. Menggunakan pendekatan budaya populer
Gen Z merupakan generasi yang lebih familiar dengan isu lingkungan saat membacanya di majalah, website, media sosial, ataupun film. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh salah satu partisipan yang menyebutkan bahwa:
"Saya paham tentang banjir dari film Leonardo di Caprio."
Mendekati Gen Z memang tidak bisa menggunakan cara-cara lama. Program yang bersifat mekanistik, yaitu ditentukan oleh pemerintah atau pihak sekolah tanpa melibatkan kebutuhan dan keinginan siswa, tidak akan sukses untuk kelompok ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan pro lingkungan harus didesain oleh dan untuk anak muda itu sendiri. Pihak lain, seperti guru, pemerintah, atau pemilik dana, bisa mengarahkan dan mengawasi prosesnya. Selain itu, kegiatan pro lingkungan juga bisa menggunakan media populer sebagai sarana edukasi. Bagaimanapun, bagi Gen Z, fotografi, musik, atau cerita menjadikan informasi pro lingkungan lebih ringan dan lebih mudah diingat daripada tumpukan buku pelajaran.![]()
Ina Ratriyana, PhD candidate School of Film, Media, and Journalism, Monash University, Melbourne, Australia, Monash University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!