Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kerugian akibat Penipuan Global Mencapai 1,02 Triliun Dollar AS

📅 Jumat, 20 Okt 2023, 00:00 WIB | Oleh:

Dalam pidatonya, Abraham mengatakan para penipu kini menang dengan menerapkan metode yang lebih canggih dalam tipu muslihat mereka. Dia menambahkan bahwa metode tradisional untuk mendeteksi penipuan mungkin tidak lagi berhasil.

"Konsumen diberitahu bahwa mereka harus memeriksa ulasan, tetapi banyak sekali ulasan palsu. Mereka juga diberitahu bahwa penipu asmara tidak menunjukkan diri mereka di video, namun penipu kini dapat melakukannya menggunakan teknologi palsu yang mendalam".

"Meskipun membangun kesadaran adalah hal yang baik, masih banyak yang harus dilakukan untuk melindungi konsumen pada tingkat infrastruktur, seperti dengan memblokir situs penipuan," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Sabalenka Mengejar Kebangki...
Olahraga
Chelsea Menguji Formasi Ter...
Megapolitan
Rancangan Umum Sementara Pr...

Ekspor Jakarta Tumbuh 4 Persen Lebih

56 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Ekspor Jakarta Tumbuh  4 Pe...

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

1.5 jam yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.