Prancis Tawarkan Kapal Selam Bertenaga Baterai Lithium-Ion 'Scorpene Evolved' ke Indonesia
📅 Sabtu, 14 Okt 2023, 14:57 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SJika nanti TNI AL memilih membeli F21 dan SM39, tidak diperlukan penyesuaian atau upgrade tambahan, termasuk dari segi software sistem manajemen tempur. Untuk diketahui, sejak menjadi operator kapal selam pada tahun 1959, TNI AL belum pernah mengoperasikan kapal selam berkemampuan rudal sehingga membatasi kemampuan serangannya.
Sementara itu, sejak akhir tahun 1970an, TNI AL telah mengoperasikan Exocet yang diluncurkan di permukaan yang kini menjadi rudal antikapal utama dalam inventarisnya. Bahkan, pada tahun ini TNI Angkatan Laut setidaknya telah menembakkan tiga rudal Exocet MM40 Block 3 di dua SINKEx berbeda pada Juni dan Juli lalu.
Sementara itu, mengingat adanya gagasan di kalangan perencana TNI AL untuk melengkapi/mengintegrasikan kapal selam dengan Unmanned Underwater Vehicle (UUV), menarik untuk dinanti apakah diskusi Scorpene Evolved antara Jakarta dan Paris mencakup kemungkinan pengadaan UUV multiperan D19 . Dikembangkan dari torpedo F21, D19 dapat diluncurkan dan diambil dari kapal selam, kapal permukaan, atau pantai.
Skema produksi lokal
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski memiliki performa lebih tinggi dibandingkan varian dasar kapal selam Scorpene, Scorpene Evolved tetap ditawarkan dalam skema produksi lokal, integrasi, dan pengujian penuh untuk dua kapal selam yang akan berlangsung di fasilitas pembangunan kapal selam PT PAL yang ada di Surabaya. Skema ini akan menghasilkan 30 persen dari total nilai kontrak yang dikembalikan ke Indonesia dalam bentuk transfer teknologi, penggantian kerugian, dan pembukaan ribuan pekerjaan berketerampilan tinggi.
Jika terealisasi, Scorpene Evolved akan menempatkan TNI AL di antara semakin banyak angkatan laut di seluruh dunia yang mulai mencari solusi LIB dan membuat Indonesia mengikuti keputusan Jepang untuk memilih LIB daripada AIP untuk kapal selam terbarunya (kelas S?ry? dan Taigei ).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!