Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petani Aceh Jaya Khawatir Gagal Panen Gara-gara Ini

📅 Rabu, 11 Okt 2023, 21:58 WIB | Oleh:
Petani Aceh Jaya Khawatir Gagal Panen Gara-gara Ini Doc: ANTARA/HO/Warga
Ket. Kondisi padi warga yang diinjak dan dirusak gajah liar di Desa Cot dulang Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (11/10).

BANDA ACEH - Petani di Desa Putu dan Cot Dulang Kecamatan Jaya Kabupaten Aceh Jaya, khawatir bisa gagal panen karena sejumlah gajah liar kembali merusak tanaman padi mereka.

"Gajah liar tersebut sudah mulai masuk ke lahan pertanian sejak seminggu lalu, dan yang paling parah pada hari ini, Selasa (10/10) malam," kata salah seorang petani Kecamatan Jaya Herman, di Aceh Jaya, Rabu.

Akibatnya, kata Herman, tanaman padi mereka yang sudah hampir panen banyak rusak karena diinjak gajah liar tersebut.

Ia menyampaikan, jika kejadian ini terus berlanjut, maka dipastikan warga setempat juga akan gagal panen, apalagi tanaman padi yang sudah mulai menguning.

"Ada petani yang langsung memanen padahal belum waktunya, karena takut diinjak gajah lagi," ujarnya.

Herman berharap, agar pihak berwenang dalam hal ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) bisa mencari solusi terhadap kejadian yang membuat petani merugi akibat gajah liar.

Minimal, BKSDA maupun Polhut (polisi hutan) bisa memberikan stok marcon kepada petani setempat, atau pemahaman kepada warga bagaimana cara mengusir gajah liar tersebut.

"Karena jika menunggu pihak terkait juga akan memakan waktu lama, bahkan saat pihak BKSDA dan Polhut datang gajah sudah pergi," kata Herman.

Sementara itu, Kepala Resort Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Jaya, Supriadi menyampaikan pihaknya sudah menerima laporan warga terhadap gangguan gajah liar di Kecamatan Jaya tersebut, dan telah diteruskan ke atasan di Banda Aceh.

"Sudah kita terima laporan dan sudah kita laporkan kepada atasan, sekarang kita menunggu perintah," kata Supriadi.

Dirinya menjelaskan, sebelumnya tim dari BKSDA juga baru keluar menghalau gajah liar pada Sabtu (8/10) di Teumareum Kecamatan Indra Jaya, dan sekarang kembali didapatkan laporan gajah liar ke lahan pertanian.

"Untuk marcon sendiri juga terus kita bagikan kepada masyarakat yang sering dan rawan masuk gajah. Tetapi saat ini stok sudah tidak ada dan sudah tiga hari kita minta ke Banda Aceh," demikian Supriadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.