Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ulama Besar Mesir Apresiasi Sikap Megawati Atas Dunia yang Berkeadilan

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 01:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ulama Besar Mesir Apresiasi Sikap Megawati Atas Dunia yang Berkeadilan Doc: PDI Perjuangan
Ket. Megawati terima kunjungan ulama besar Mesir -- Presiden Kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan sejumlah ulama besar dari Mesir di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/10).

JAKARTA - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan sejumlah ulama besar dari Mesir di kediamannya Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/10). Para ulama besar Mesir itu mengapresiasi atas sikap Megawati terkait tata dunia yang berkeadilan dan isu geopolitik serta agama.

Adapun ulama senior Mesir dan dunia Islam Syekh Ali Jum'ah, Penasihat Presiden Mesir Osama Azhari, Mantan Rektor Al Azhar Kairo Syekh Ibrahem Al Alhudhud, Ketua Majelis Sufi Mesir Syekh Abdul Hadi El Alqosobi, hingga dai terkenal Mesir Syekh Jaber Baghdadi.

Megawati mengatakan para ulama itu berada di Indonesia dalam rangka menghadiri undangan PBNU untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, ternyata para ulama juga berkeinginan untuk menemui dirinya.

"Saya berterima kasih atas keinginan para ulama yang ingin bertemu terutama kepada saya seorang wanita yang terus memperjuangkan kaum perempuan, bukan saja di Indonesia tetapi di seluruh dunia," kata Megawati dalam keterangannya di Jakarta.

Syekh Ali Jum'ah menyampaikan bahwa dirinya dan semua rombongan yang datang sangat senang bisa diterima oleh Megawati. "Kami senang sekali bisa bertemu dengan Ibu Megawati," ucap Ali Jum'ah.

Megawati mengatakan dirinya juga merasa terhormat dengan kehadiran para ulama besar dunia asal Mesir itu. Sebab, bagi warga Indonesia, sangat jarang seorang perempuan bisa bertemu dan berbincang dengan ulama-ulama besar.

Untuk itu, ia bahagia mendapatkan kesempatan atas pertemuan tersebut dan berharap bisa memberi inspirasi bagi perempuan Indonesia. Menurutnya, kaum perempuan juga bisa duduk dan berbincang bersama secara terhormat bersama para ulama.

"Ini sebuah kehormatan bagi saya, karena di sini, seringkali akan menjadi sebuah hal yang langka apabila seorang wanita seperti saya, istilahnya hsia duduk bersama dengan ulama-ulama yang banyak begini," jelas Megawati.

Syekh Ali Jum'ah lalu mengatakan bahwa dirinya tak berbasa-basi ketika menyebut pihaknya yang justru merasa terhormat bisa duduk dan berbicara bersama Megawati. Pasalnya, pihaknya juga banyak mendengar serta selalu mengikuti rekam jejak, langkah, pernyataan, dan keputusan politik Megawati.

Ia menyoroti soal pidato Megawati di Sidang Umum ke-58 di PBB. Syekh Ali Jum'ah secara khusus memberi perhatian atas sikap dan prinsip Megawati atas tata dunia yang berkeadilan bagi seluruh warga dunia.

Pertemuan antara Megawati dan Ali Jum'ah bersama para ulama itu, berlangsung lebih dari satu jam dan banyak topik dibicarakan. Mereka berbicara mengenai isu geopolitik dan agama, khususnya menyangkut Bangsa Asia Afrika, serta kondisi Timur Tengah.

Syekh Ali Jum'ah juga sempat menyinggung soal bagaimana peran Indonesia dan Proklamator RI Soekarno dalam memerdekakan bangsa Asia dan Afrika. Adapun di Konferensi Asia Afrika (KAA) itu, lanjut Ali Jum'ah, terdapat tokoh dunia yang hadir, antara lain PM India Jawaharlal Nehru dan Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser.

Ia bahkan menceritakan kisah hidup di masa kecilnya, bagaimana warga Mesir saat itu mengikuti pelaksanaan KAA 1955 di Bandung melalui siaran radio. "Waktu konferensi di Bandung, saya masih kecil dan saya ingat ayah saya mendengar radio. Ayah saya sangat antusias bagaimana pidato para tokoh, kami dengar dari radio. Dulu masih kecil sudah mendengar itu dan saya sibuk dengan mainan saya, ayah saya menegur jangan berisik, ayah sedang mendengar," tutur Ali Jum'ah disambut tawa para hadirin.

Ali Jum'ah menyampaikan semangat persatuan tersebut ternyata memiliki kesamaan pandangan dengan Megawati yang memerangi segala bentuk kezaliman, kemiskinan. Ali Jum'ah juga mengajak Megawati untuk bekerja sama agar menciptakan dunia yang baik bagi semua orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.