Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nadiem: Perlu Lompatan Besar untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 18:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nadiem: Perlu Lompatan Besar untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Doc: ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah
Ket. Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10)

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menekankan perlu adanya lompatan besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia agar mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.

"Kami menyadari bahwa Indonesia harus melakukan lompatan besar. Kami ingin meningkatkan kualitas pendidikan," katanya dalam Week of Indonesia-Netherlands Education and Research di Jakarta, Selasa (10/10).

Nadiem menyatakan salah satu lompatan besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah melalui Kurikulum Merdeka dan Merdeka Belajar.

Ia menjelaskan Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan peserta didik.

Menurut dia, Kurikulum Merdeka mampu membangun pembelajaran yang mengutamakan emansipasi peserta didik, mengaburkan batasan antara akademisi dan industri serta meningkatkan kolaborasi lintas sektor sehingga menghasilkan solusi inovatif.

Nadiem menuturkan pula bahwa kurikulum tersebut memberi kesempatan terhadap lebih dari 760 ribu mahasiswa untuk belajar di luar kampus baik magang di industri atau organisasi lain hingga berwirausaha.

"Mereka menekuni magang dan berwirausaha, kemandirian sehingga menciptakan produk sosial. Bahkan mereka juga melakukan pertukaran pelajar," kata dia.

Selain itu, Kemendikbudristek juga telah merilis platform manajemen bagi universitas dan industri untuk dapat melakukan penelitian bersama yang didukung oleh dana pendamping.

Ia menyebutkan, sejak platform itu diluncurkan pada 2021, ternyata telah mendanai lebih dari 2.000 proyek kolaboratif yang mendukung prioritas penelitian mulai dari terkait ekonomi hijau, ekonomi biru, pariwisata, teknologi digital, kesehatan, dan bidang lainnya.

Tidak hanya kolaborasi lintas sektor, Kemendikbudristek turut memperkuat kolaborasi dan kerja sama internasional dalam meningkatkan sektor pendidikan melalui hubungan bilateral termasuk antara Indonesia dan Belanda.

Hubungan bilateral tersebut diwujudkan melalui program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) yang telah memberikan kesempatan kepada 204 mahasiswa Indonesia untuk merasakan pembelajaran berkualitas di sembilan universitas kelas dunia di Belanda.

"Khususnya di bidang pendidikan ini telah bergerak ke arah yang sangat menguntungkan di bawah program IISMA," kata Nadiem. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.