Menyaksikan Koleksi Flora dan Miniatur Bangunan Ikonik Dunia di Kebun Raya Indrokilo
📅 Sabtu, 07 Okt 2023, 06:10 WIB | Oleh: Haryo BronoPengunjung akan disambut oleh pintu masuk yang megah dengan nama Gerbang Pasingsingan. Bangunan ini terinspirasi dari gerbang monumen Chiang Kai Shek Memorial Hall yang terdapat di Kota Taipei, Taiwan. Tingginya 12 meter dan lebarnya 25 meter.
Selanjutnya adalah Patung Sosro Birowo dengan tinggi 17 meter dengan posisi setengah berlutut dengan tangan kiri di dada dan tangan kanan lurus ke atas. Nama ini merupakan ajian sakti dari Mahesa Jenar. Ia digambarkan merupakan seorang prajurit pengawal raja yang tangguh.
Tempat unik di Kebun Raya Indrokilo lainnya adalah taman labirin. Taman ini merupakan bentuk realisasi daritopiaryyaitu karya seni pangkas tanaman atau biasa disebut dengan seni mengukir tanaman ataupun seni memahat tanaman.
Taman labirin memanfaatkan jenis-jenis tumbuhan yang tumbuh dengan cepat dan dapat dibentuk tajuknya sehingga dapat membentuk labirin. Taman ini memiliki konsep gunungan wayang yang melambangkan persatuan bangsa Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk memantau keadaan di dalam Taman Labirin atau mengetahui pengunjung yang kesulitan keluar dari dalamnya, dibangunlah menara pandang atauviewing point. Menara pandang ini terbagi menjadi bagian yaitu badan menara berupa tangga atau akses untuk naik. Kemudian bagian kepala tower yang digunakan untuk melihat seluruh pemandangan Kebun Raya Indrokilo.
Bahtera Nabi Nuh, melengkapi fasilitas wisata Kebun Raya Indrokilo Boyolali. Di dalamnya bangunan berbentuk kapal besar ini berupa miniatur hewan yang berada diatas kapal dan di dalam kapal. Di dalamnya terpasang semacam galeri lukisan-lukisan karya dari para seniman-seniman yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Bangunan selanjutnya adalah miniatur Air Terjun Niagara dengan tinggi 7 meter dan lebar 35 meter. Airnya dari ketinggian tersebut jatuh di bebatuan lalu dialirkan ke sebuah kolam. Air terjun ini menambah kesegaran dari Kebun Raya Indrokilo yang berdiri pada ketinggian 275-300 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kebun Raya Indrokilo juga memiliki menara pandang dengan tinggi 15 meter. Yang unik, terasnya pada bagian atas terbuat dari kaca yang membuat merinding yang menginjaknya. Untuk naik ke menara ini dikenakan tarif 2.000 rupiah. Dari atas, seluruh lanskap kebun raya dan pemandangan sekitarnya dapat terlihat dengan jelas karena menawarkanview360 derajat.
Ada beberapa peraturan yang perlu diperhatikan jika ingin menaiki menara ini. Pengunjung lansia, anak-anak kurang dari 10 tahun, maupun penderita penyakit jantung dan fobia ketinggian dilarang menaiki menara ini. Selain itu, pengunjung harus mengenakan alas kaki khusus yang telah disediakan. Fungsinya agar tidak merusak permukaan lantai yang terbuat dari kaca.
Pengunjung Kebun Raya Indrokilo juga dapat menikmati kegiatan memacu adrenalin di areaoutbond. Terdapat aneka wahanaoutbondyang menantang untuk dewasa atau anak-anak. Wahana tersebut mulai dari jembatan titian, jaring laba-laba, hinggaflying foxmelewati kolam.
Banyaknya lahan rumput terbuka juga bisa dimanfaatkan sebagai area piknik. Pengunjung bisa menikmati suasana asri ini dengan menggelar tikar dan menikmati perbekalan yang dibawa. Kegiatan ini sangat cocok sebagai rekreasi keluarga.
Koleksi Tanaman
Kebun Raya Indrokilo memiliki 9 taman tematik antara lain taman tematik buah lokal, taman tematik paku-pakuan, taman tematik pangkas, taman tematik obat, taman tematik kehormatan, taman tematik konservasi tanah dan air, taman tematik hias, serta taman tematik rambat. Tanaman hias dan tanaman rambat merupakan koleksi terbaru di Kebun Raya Indrokilo ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!