Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anas Dorong Seluruh Kabupaten/Kota Miliki MPP Pada Tahun 2024

📅 Jumat, 06 Okt 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anas Dorong Seluruh Kabupaten/Kota Miliki MPP Pada Tahun 2024 Doc: menpan.go.id

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Abdullah Azwar Anas, mendorong agar seluruh kabupaten/kota di Indonesia memiliki mal pelayanan publik (MPP) di tahun 2024.

Anas dalam keterangan secara virtual saat acara Pencanangan Serentak Zona Integritas menuju WBK/WBBM melalui program OLGOZI, Rabu (4/10), mengatakan dari sekitar 500 lebih kabupaten/kota, baru 152 di antaranya yang sudah memiliki MPP.

Wilayah Bebas dari Korupsi biasa disingkat WBK dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta One Zona Integritas (OLGOZI).

"Oleh karena itu juga sekarang kita dorong MPP di berbagai daerah. Harapan kami Gubernur Kepri, Gubernur Kalimantan Tengah, dan Gubernur Sulawesi Selatan, bisa mewujudkan arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden, di 2024 seluruh kabupaten kota bisa punya MPP," kata Anas.

Saat yang bersamaan, ia juga menyampaikan KemenPANRB juga sudah mendorong penerapan MPP digital yang bekerja sama dengan Kemendagri, khususnya Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

"Bagaimana bisa langsungonlinetidak lagi lewat operator. Sekarang ada 20 kabupaten/kota menjadi pilot projek yang salah satunya ada beberapa daerah di Jawa dan beberapa daerah di luar Jawa, mudah-mudahan ini ke depan bisa menjadi contoh," ujar dia.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mencanangkan zona integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di tiga provinsi di Indonesia yaitu, Kepulauan Riau, Provinsi Kalimantan Tengah, dan Provinsi Sulawesi Selatan.

Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto di Batam, Rabu, mengatakan melalui program yang disebut dengan One Local Government One Zona Integritas (OLGOZI), merupakan salah satu strategi percepatan pembangunan ZI di tingkat pemerintah daerah.

Ia menambahkan program OLGOZI menargetkan agar setiap pemerintah daerah memiliki unit kerja strategis yang mendapat predikat WBK/WBBM.

"Ini (ZI) adalah miniaturnya dan kita mempercepat agar unit-unit yang menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan publik bisa berubah," kata Erwan usai melaksanakan Pencanangan Serentak ZI menuju WBK/WBBM melalui program OLGOZI. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.