Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wajib Ditiru, BKKBN: Kabupaten Solok dan Kendal Jadi Contoh Baik Tangani Kasus Stunting

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 17:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wajib Ditiru, BKKBN: Kabupaten Solok dan Kendal Jadi Contoh Baik Tangani Kasus Stunting Doc: ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah
Ket. Tangkapan layar Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Novian Andusti dalam Praktik Baik Audit Stunting Indonesia di Jakarta, Senin (2/10/2023).

Jakarta - Wajib ditiru, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan Kabupaten Solok, Sumatera Barat dan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah menjadi contoh yang baik dalam menangani stunting dengan kasus cukup kompleks.

"Praktik baik audit kasus stunting memberikan pembelajaran bahwa salah satu upaya menurunkan stunting adalah dengan memutus mata rantai faktor risiko terjadinya stunting," kata Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Novian Andusti dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Berdasarkan dataSurvei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, Kabupaten Solok mampu menurunkan stunting dari 40,1 persen pada 2021 menjadi 24,2 persen pada 2022, sedangkan Kabupaten Kendal berhasil menurunkan stunting dari 21,3 persen pada 2021 menjadi 17,5 persen pada 2022.

Salah satu kasus kompleks di Kabupaten Solok yaitu terdapat ibu hamil yang berusia sangat muda, yaitu 19 tahun, dengan kondisi menikah siri, anemia, kurang gizi, perokok pasif, serta kondisi psikologis sering menangis dan pingsan.

Kondisi diperparah karena ia tidak memiliki kartu keluarga dan BPJS akibat belum mempunyai buku nikah.

Intervensi yang dilakukan, katanya, dengan melibatkan berbagai sektor yaitu pengurusan isbat nikah oleh Pengadilan Agama, pengurusan dokumen pernikahan di KUA(Kantor Urusan Agama), dokumen kependudukan dan keluarga sasaran oleh Disdukcapil, serta pemberian makanan tambahan oleh Baznas.

Selain itu, dilakukan inovasi Gerakan Keluarga Hebat atasi Stunting (Galeh Santiang) olehDinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), pengusulanData Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)-BPJS oleh Dinsos serta inovasi KASARO yaitu barter sampah dengan kebutuhan pokok untuk keluarga stunting.

Setelah adanya intervensi itu, terjadi kenaikan kondisi kesehatan ibu yakni Hb meningkat dari 8,8 pada Mei 2023 menjadi 11,3 pada September 2023.

Kasus lainnya yang ditemukan di Solok, yakni bayi yang lahir prematur dengan berat badan 1,8 kilogram karena ibu kekurangan energi kronis dan anemia sehingga dilakukan intervensi yang sama dengan kasus sebelumnya ditambah pemantauan dan pendampingan secara berkala.

Pemantauan dilaksanakan oleh tim pakar audit kasus stunting(AKS) dan dokter spesialis anak serta pendampingan oleh tim pendamping keluarga dalamkomunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada ibu dalam rangka melakukan perawatan metode kangguru (PMK) untuk penstabilan suhu.

Di Kabupaten Kendal, hasil AKSoleh tim pakar menetapkan sasaran 20 baduta dan enam ibu hamil dengan dua kasus kompleks.

Kasus pertama, anak stunting dengan ayah meninggal karena TBC setelah diskrininghasil mantoux test positif dan score TB>6 pada Juni 2023.

Pemberian obat TB dilakukan secara teratur, pola asuh yang benar, imunisasi, edukasi gizi, pemeriksaan rutin di posyandu, dan perilaku hidup bersih dan sehat dalam rumah tangga.

Upaya itu membuahkan hasil, yaitu terjadi kenaikan berat badan dan tinggi badan secara signifikan dari 5,9 kilogram dan 62 centimeter pada April 2023 menjadi 8 kilogram dan 69 centimeter pada September 2023.

Kasus selanjutnya, yakni anak di bawah usia dua tahun yang diasuh ibu dan nenek dengan ibu yang memiliki disabilitas intelektual bahkan sejak usia enam bulan hingga 14 bulan hanya diberi minum susu dan tidak diberikan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) dengan alasan anak muntah bila diberi MPASI.

Intervensi kepada anak tersebut dilakukan melalui inovasi Jogo Tonggo Kasus Stunting (Joko Ting-Ting) yaitu pendampingan pengasuhan tetangga secara bergantian terhadap anak dengan kasus stunting yang tidak bisa diasuh oleh orang tua atau keluarga.

Selain itu, dilakukan penyisihan satu porsi masakan rumahan lengkap siap saji selama 90 hari tanpa putus yang disalurkan melalui tim pendamping keluarga (TPK) desa Program Bapak/Ibu Asuh Anak Stunting (BAAS).

Setelah 90 hari, anak tersebut berhasil lolos stunting dengan berat badan naik dan tinggi badan meningkat dari 7,4 kilogram dan 72,1 centimeter menjadi 9 kilogram dan 78,3 centimeter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
  • Pemkab Nagan Raya Perkuat Riset Perkebunan Sawit Bersama Peneliti Jepang
    Preview komentar:
    WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (neobank) adalah ...
    WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (neobank) adalah ...
  • Pengendalian Polusi Jabodetabek Harus Terintegrasi
    Preview komentar:
    Nomor WA Neo bank. WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
    Nomor WA Neo bank. WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.