Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Superbenua Akan Terbentuk Lagi di Masa Depan

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 06:10 WIB | Oleh:

Dalam skenario terburuk, ketika tingkat CO2 mencapai 1.120 bagian per juta, lebih dari dua kali lipat tingkat saat ini, hanya 8 persen permukaan Bumi wilayah pesisir dan kutub yang dapat dihuni oleh sebagian besar mamalia, dibandingkan dengan sekitar 66 persen saat ini. Hal ini akan menyebabkan kepunahan massal.

"Ini tidak hanya terjadi pada mamalia. Bisa juga untuk kehidupan tumbuhan dan jenis kehidupan lainnya," kata Farnsworth.

Meski emisi karbon saat ini menjadi salah satu penyumbang dari pemanasan Bumi, namun yang disebabkan oleh aktivitas manusia tidak dipertimbangkan oleh para peneliti yang berfokus pada pemodelan iklim jangka panjang.

Davies, yang sebelumnya telah mempelajari pembentukan Pangea Ultima, mengatakan bahwa ada kemungkinan beberapa kehidupan mamalia dapat bertahan dari perubahan lingkungan. "Apakah mereka semua punah atau tidak, itu hanya satu hasil, tapi itu bukan satu-satunya hasil," kata dia.

Laporan penelitian belum mengetahui secara pasti di mana Pangea Ultima akan terbentuk. Pemodelan yang dilakukan Farnsworth mengasumsikan bahwa karbon dioksida akan menyatu di daerah tropis yang hangat, namun skenario lain menunjukkan bahwa karbon dioksida dapat terbentuk di atas Kutub Utara, sehingga menyebabkan kondisi yang lebih dingin sehingga kehidupan bisa berjalan lebih baik.

Davies mengatakan, ada beberapa bukti bahwa Pangaea dan superbenua lainnya sebelumnya memiliki gurun yang luas. Namun selanjutnya luasnya yang dapat dihuni berkurang menyebabkan kepunahan. "Anda melihat hal serupa terjadi pada peristiwa kepunahan akhir Trias sekitar 200 juta tahun lalu," kata Davies.

Jika manusia masih ada dalam 250 juta tahun mendatang, Farnsworth berspekulasi bahwa mereka mungkin telah menemukan cara untuk beradaptasi, dengan Bumi yang menyerupai novel fiksi ilmiah Dune tahun 1965.

"Apakah manusia menjadi lebih ahli di lingkungan gurun, lebih aktif di malam hari, atau tinggal di gua?" dia bertanya. "Saya menduga jika kita bisa keluar dari planet ini dan mencari tempat yang lebih layak huni, itu akan lebih baik," ucap dia.

Namun, ini mungkin bukan sebuah malapetaka dan kesuraman. "Ada peristiwa kepunahan yang terjadi di masa lalu, dan akan ada peristiwa kepunahan di masa depan," kata Davies. "Saya pikir hidup akan berhasil melalui hal ini. Ini hanya masa yang suram," imbuh dia. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.