Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Digitalisasi Diharapkan Dorong Efisiensi Keuangan Daerah

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 10:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Digitalisasi Diharapkan Dorong Efisiensi Keuangan Daerah Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Tangkapan layar - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin saat menyampaikan sambutan secara daring pada acara Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Tahun 2023 diikuti dari YouTube Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (3/10/2023).

JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan harapan Presiden Joko Widodo agar digitalisasi ekosistem transaksi keuangan daerah dapat mendorong tata kelola keuangan di daerah yang efektif dan efisien.

Harapan tersebut disampaikan dalam sambutan Wapres secara daring pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Tahun 2023 di Jakarta, Selasa (3/10).

"Saya sampaikan salam hangat dari Bapak Presiden kepada seluruh hadirin peserta Rakornas. Beliau menaruh harapan besar pada implementasi digitalisasi ekosistem keuangan daerah untuk mendukung terbangunnya tata kelola keuangan daerah yang efektif dan efisien, guna mendorong kesejahteraan masyarakat Indonesia," ujar Ma'ruf Amin diikuti dari tayangan langsung YouTube Bank Indonesia di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Wapres menyampaikan indikator ekonomi Indonesia sampai saat ini masih menunjukkan prospek yang baik meski di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.

Perekonomian nasional tumbuh di atas 5 persen selama 7 kuartal berturut-turut, di mana pada triwulan II tahun 2023 mencapai 5,17 persen year on year, kata Wapres.

Dalam menjaga momentum menuju Indonesia Maju, kata Wapres, Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 6-7 persen. Salah satu upaya untuk mengejar target tersebut dapat dilakukan melalui penguatan teknologi digital.

"Penguatan teknologi digital menuntut kesiapan di semua lini, termasuk pemerintah daerah. Di sini lah dibutuhkan peran aktif seluruh pimpinan daerah selaku Ketua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD)," ujarnya.

Ia mengatakan inovasi transaksi keuangan daerah berbasis digital akan berimplikasi pada peningkatan pendapatan asli daerah, transparansi, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, serta pelayanan publik.

"Seluruh aspek ini tentu akan dapat berkontribusi pada percepatan, bahkan lompatan kinerja pembangunan daerah," katanya.

Wapres Ma'ruf mengapresiasi capaian hasil dari pemanfaatan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Salah satu capaian dari pemanfaatan dan perluasan digitalisasi tersebut adalah tersalurkannya bantuan sosial dengan baik yang memenuhi prinsip 6T, yaitu tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat harga, dan tepat administrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Luar Negeri
Kanada Balas Tarif Trump, S...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.