Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bali United Minta Suporter Patuhi Aturan AFC

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 16:39 WIB | Oleh:
Bali United Minta Suporter Patuhi Aturan AFC Doc: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Ket. Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra (kiri) berfoto bersama pemainnya Eber Bessa di sela jumpa pers H-1 laga melawan Terengganu FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (3/10).

GIANYAR - Bali United menekankan pentingnya suporter ikut mematuhi aturan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) agar tidak mendapatkan hukuman yang lebih berat jelang laga kedua fase Grup G Piala AFC 2023/2024 melawan tim Malaysia Terengganu FC.

"Jadi sekali lagi ini penting untuk dipatuhi aturan kompetisi di AFC, mereka lebih ketat," kata Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra di sela sesi jumpa pers H-1 laga melawan Terengganu FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa.

Di sisi lain, lanjut dia, aturan ketat itu juga bagus sebagai bagian pembelajaran untuk mendukung kemajuan dunia sepak bola Indonesia yang juga tidak terlepas dari dukungan suporter.

Manajemen, kata dia, sudah memberikan edukasi kepada perwakilan suporter terkait apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama menonton pertandingan di dalam stadion.

"Manajemen selalu memberikan edukasi, tidak hanya di Bali United tetapi semua manajemen di Indonesia, mereka mencoba memberikan edukasi kepada suporter," imbuh pelatih asal Brazil itu.

Ia pun mengajak suporter yang datang menonton laga Piala AFC 2023/2024 untuk tertib dan menikmati pertandingan.

Bali United akan menjamu Terengganu FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Rabu (4/10) pukul 20.00 WITA.

Namun, dari total kapasitas tempat duduk di stadion, 18.000 tempat duduk, hanya 25 persen yang bisa dijual untuk pertandingan tersebut.

Kondisi itu disebabkan klub dengan julukan Serdadu Tridatu itu pada Piala AFC 2022 mendapatkan hukuman dari AFC yang melarang membuka kapasitas 100 persen atau sebesar 75 persen kapasitas akan kosong berdasarkan keputusan pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC.

Pelanggaran tersebut terjadi saat laga terakhir babak penyisihan Grup G Piala AFC 2022 yang mempertemukan Bali United dengan Kaya FC Iloilo di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar pada 30 Juni 2022.

Selain itu, manajemen Bali United juga mendapatkan hukuman denda sebesar 30.000 dolar AS atau sekitar Rp460 juta yang sudah dibayarkan manajemen.

Hukuman ini sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perilaku oknum suporter yang menyalakanflare, bom asap, dan kembang api dalam pertandingan terakhir fase grup musim lalu itu.

Adapun hukuman termasuk pembatasan kapasitas penonton itu berlaku selama satu kali untuk pertandingan Piala AFC selanjutnya untuk laga kandang.

Dengan demikian, untuk laga Piala AFC yang diadakan di Stadion Kapten Dipta selanjutnya hukuman tersebut sudah tidak berlaku lagi.

Namun, apabila kembali ditemukan pelanggaran, maka AFC dapat memberikan hukuman kembali kepada klub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.