Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tindak Tegas, Imigrasi Pamekasan Tangkap WNA Asal Banglades dan Myanmar

📅 Sabtu, 30 Sep 2023, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Imigrasi Pamekasan Tangkap WNA Asal Banglades dan Myanmar Doc: ANTARA/HO-Imigrasi Pamekasan
Ket. Petugas Kantor Imigrasi Pamekasan, Jumat (29/9/2023), menyampaikan keterangan pers tentang penangkapan dua warga negara asing yang tinggal di Sampang dan Bangkalan.

Pamekasan - Tindak tegas, Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Pamekasan menangkap dua warga negara asing (WNA) asal Banglades dan Myanmar yang tidak mengantongi dokumen resmi alias ilegal.

"Kedua WNA yang kami tangkap ini tinggal di Bangkalan dan Sampang," kata Kepala Kantor Imigrasi Pamekasan Imam Buhari dalam keterangan persnya di Pamekasan, Jawa Timur, Jumat.

WNA asal Negara Myanmar itu berinisial MHA. Diaditangkap usai video membuat roti canainya viral di media sosial. Penangkapan setelah tim intel Imigrasi Pamekasan melakukan penyelidikan.

Imam menjelaskan bahwaMHA sempat menjadi seorang juru masak di salah satuoutletroti canai di Kabupaten Bangkalan. Diabekerja kepada seorang pengusaha berinisial M, lalu yang bersangkutan membuka usaha sendiri.

Setelah itu, yang bersangkutan menawarkan diri kepada pelanggan untuk mencarikan seorang istri, yang kemudian dikenalkan dengan L.

"Setelah 7 hari berkenalan, MHA menikah siri dengan L sekitar tahun 2020, dan mengikuti sidang Isbat Nikah di Pengadilan Agama Bangkalan pada tahun 2021," kata Kepala Imigrasi Pamekasan Imam Buhari.

Dari isbat nikah itu, MHA dan L secara resmi dan sah tercatat berdasarkan Kutipan Akta Nikah dengan nomor 247/46/VI/2021 yang dikeluarkan Kantor Urusan Agama Kecamatan Geger Bangkalan pada tanggal 28 Juni 2021.

Sementara itu, WNA asal Banglades berinisial MAH ditangkap petugas setelah yang bersangkutan datang ke Kantor Imigrasi Pamekasan beberapa hari lalu dan hendak membuat paspor Indonesia dengan dokumen kependudukan yang dibuat di Kabupaten Sampang.

Petugas mengungkap identitas MAH saat istrinya yang merupakan warga Sampang secara tidak sengaja berbicara bahasa Inggris dengan yang bersangkutan.

Mulanya, kata Imam, istri MAH menyampaikan bahwa yang bersangkutan mempunyai gangguan pendengaran supaya pembuatan paspor Indonesia berjalan lancar.

"Karena petugas curiga dan MAH berbahasa Inggris aktif, akhirnya dia dibawa ke Subseksi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Pamekasan," kata Kasi Intel Kantor Imigrasi Pamekasan Agus Surono.

Setelah penyelidikan, lanjut dia, terungkap bahwa MAH memalsukan dokumen kependudukan dengan meminta bantuan orang lain.

"Berdasarkan pengakuannya dia ini membayar 2.000 ringgit Malaysia kepada orang yang diminta bantuan itu. Dia awalnya dari Malaysia kemudian ke Indonesia lewat Sumatra berdasarkan pengakuan yang bersangkutan," katanya.

Menurut Agus Surono, kedua WNA tersebut nantinya akan dipulangkan ke negara masing-masing, namun masih menunggu jadwal pemberangkatan.

Ia juga meminta agar masyarakat bisa proaktif melaporkan ke Kantor Imigrasi Pamekasan apabila ada orang asing baru di sekitar mereka.

"Jumlah petugas imigrasi terbatas. Oleh karena itu, peran aktif semua pihak tentu sangat kami harapkan," kata Agus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.