Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Siapkan Anggaran Jumbo, Kemendikbud Sebut Program Indonesia Pintar 2023 Sasar 17,92 Juta Siswa

📅 Rabu, 27 Sep 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siapkan Anggaran Jumbo, Kemendikbud Sebut Program Indonesia Pintar 2023 Sasar 17,92 Juta Siswa Doc: ANTARA/Astrid Faidlatul Habibah
Ket. Tangkapan layar Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa (26/9/2023).

Jakarta - Siapkan anggaran jumbo, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti menyatakan Program Indonesia Pintar (PIP) pada tahun ini menyasar sebanyak 17.927.992 siswa dengan anggaran mencapai lebih dari Rp9,66 triliun.

"Target dari program PIP untuk tahun ini menyasar 17.927.992 siswa dengan anggaran Rp9.664.270.518," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa.

PIP sendiri merupakan bantuan berupa uang tunai dari pemerintah kepada peserta didik dengan usia enam tahun sampai 21 tahun yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membantu biaya personal pendidikan.

Kriteria yang harus dipenuhi untuk bisa menerima PIP adalah siswa yang masih bersekolah dan aktif, memiliki Kartu Indonesia Pintar, terdaftar di Dapodik serta nama siswa terdaftar sebagai penerima di situs resmi PIP Kemdikbud.

Suharti menjelaskan pihaknya memiliki beberapa sumber data untuk menentukan seorang siswa bisa mendapat PIP atau tidak yaitu berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

"Di luar itu dimungkinkan juga usulan dari sekolah yaitu anak-anak dari keluarga miskin dan rentan miskin yang diverifikasi oleh dinas pendidikan dan usulan dari pemangku kepentingan," katanya.

Peserta didik di tingkat SD/SDLB/Paket A mendapatkan Rp450 ribu per tahun dengan khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp225 ribu.

Untu peserta didik di tingkat SMP/SMPLB/Paket B mendapatkan Rp750 ribu tahun sedangkan khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp375 ribu.

Bagi peserta didik SMA/SMK/SMALB/Paket C mendapatkan Rp1 juta per tahun sedangkan khusus siswa baru dan siswa kelas akhir mendapatkan Rp500 ribu.

Sementara itu, untuk jenjang SD/SMP/SDLB/SMPLB/Paket A/Paket B disalurkan melalui Bank BRI, untuk jenjang SMA/SMK/SMALB/Paket C disalurkan melalui BNI sedangkan semua jenjang khusus Provinsi Aceh melalui BSI.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.