AI Bisa Jadi Malapetaka Bila Tidak Disikapi Bijak
📅 Rabu, 27 Sep 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"AI bisa menggantikan peran manusia misalnya saat kita ingin melakukan riset maka semua informasi biasanya saya minta bantuan asisten untuk mengumpulkan semua bahan. Tetapi, ternyata ada AI saya bisa menggantikan peran asisten dosen," paparnya
Tetapi, lanjutnya, kecanggihan teknologi ini memang harus diatur agar tidak menggerus pekerjaan manusia.
Sedangkan ahli teknologi informasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Widyawan, mengatakan teknologi AI masih belum sepenuhnya dipahami dan masa depan penggunaan AI pun masih menjadi misteri. Untuk itu, harus segera ada regulasi yang jelas.
Pakar sosiologi dari Universitas Airlangga, Surabaya, Bagong Suyanto, mengatakan kekhawatiran soal perkembangan AI bagi kemanusiaan memamg beralasan. Untuk itu, pemerintah perlu menyiapkan regulasi sebagai bentuk kewaspadaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Memang ada kekhawatiran nanti AI disalahgunakan untuk menyebarkan disinformasi, atau dalam contoh sederhana dapat mengganggu pendidikan siswa disekolah," tutur dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!