Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Iran Nyatakan 'Serius' akan Kembali ke Perjanjian Nuklir

📅 Senin, 25 Sep 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Iran Nyatakan 'Serius' akan Kembali ke Perjanjian Nuklir Doc: AFP
Ket. Iran siap mempertimbangkan secara serius untuk kembali mematuhi perjanjian nuklir 2015.

TEHERAN - Iran siap mempertimbangkan secara serius untuk kembali mematuhi perjanjian nuklir penting tahun 2015 jika negara-negara lain dalam perjanjian tersebut, termasuk Amerika Serikat, mau melakukan hal yang sama, kata Kementerian Luar Negeri Republik Islam. Para penandatangan perjanjian penting tersebut telah berusaha menghidupkan kembali setelah penarikan sepihak Washington pada 2018.

Menurut sebuah pernyataan pada Minggu (24/9), Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres bahwa Teheran tetap berhubungan dengan AS dan rencana untuk menyelamatkan kesepakatan yang diusulkan oleh Oman "masih dibahas."

"Jika pihak lain sudah siap, kami serius untuk kembali ke Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA)," kata Menlu Iran.

Dia mengatakan, Teheran telah melakukan konsultasi yang baik dengan Guterres mengenai JCPOA, terutama terkait pertukaran tahanan antara Iran dan AS, serta pelepasan aset beku negara tersebut di Korea Selatan.

JCPOA - yang ditandatangani pada 2015 oleh Iran, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman, Rusia, Tiongkok, dan UE - memberikan pembatasan tertentu pada industri nuklir Teheran dengan imbalan pelonggaran sanksi ekonomi. Namun pada 2018, Presiden AS saat itu, Donald Trump, menggagalkan perjanjian tersebut dengan secara sepihak menarik Washington dari perjanjian tersebut setelah mengecamnya sebagai perjanjian yang cacat secara fundamental.

Kedua pihak terlibat dalam pembicaraan untuk menghidupkan kembali perjanjian pada 2021 setelah Presiden AS Joe Biden memberi isyarat Washington ingin kembali mematuhi perjanjian tersebut. Meskipun pada awalnya ada kemajuan, negosiasi maraton menemui jalan buntu, dan Iran menuntut jaminan bahwa AS tidak akan menarik diri dari perjanjian itu lagi. Sementara itu, Washington menuduh Teheran tidak melakukan negosiasi dengan itikad baik.

Terlepas dari kemunduran ini, Iran mengkonfirmasi telah mengadakan pembicaraan tidak langsung dengan AS di Oman pada musim panas ini mengenai perjanjian nuklir, dan Oman mempresentasikan inisiatifnya untuk mendekatkan kedua belah pihak.

Awal pekan ini, Iran setuju untuk membebaskan lima warga negara Amerika dengan imbalan AS juga membebaskan warga Iran dalam jumlah yang sama. Kesepakatan itu juga mencakup pencairan dana minyak Iran sebesar 6 miliar dolar AS di Korea Selatan, yang kemudian ditransfer ke bank-bank di Teheran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.