Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Penyimpangan, Panwaslu Kuala Lumpur Harapkan Warga Muhammadiyah Ikut Awasi Pemilu

📅 Senin, 25 Sep 2023, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Penyimpangan, Panwaslu Kuala Lumpur Harapkan Warga Muhammadiyah Ikut Awasi Pemilu Doc: ANTARA/Virna P Setyorini
Ket. Tangkapan layar anggota Panwaslu Kuala Lumpur Muhammad Haidar Mohalisi menyosialisasikan pengawasan tahapan Pemilu 2024 di kegiatan Tabligh Akbar dan pelantikan pengurus baru PRIM dan PRIA Klang Lama di Kuala Lumpur, Minggu (24/9/2023).

Kuala Lumpur - Antisipasi penyimpangan, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kuala Lumpur mengharapkan Warga Negara Indonesia, termasuk warga Muhammadiyah di Malaysia ikut berpartisipasi mengawasi proses pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Anggota Panwaslu Kuala Lumpur Muhammad Haidar Mohalisi di sela-sela pelantikan Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRIM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRIA) Klang Lama baru diikuti secara daring di Kuala Lumpur, Minggu, mengatakan tugas Panwaslu utamanya mengawasi pelaksanaan tahapan Pemilu.

Ada pengawasan melekat yang artinya Panwaslu melakukan pengawasan sendiri secara langsung, namun ia mengatakan ada pula bentuk pengawasan partisipatif. Pengawasan itu dilakukan oleh masyarakat peserta Pemilu.

"Ini pentingnya PCIM (Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah) yang sudah sangat besar dengan rantingnya di Malaysia, bisa berpartisipasi melakukan pengawasan jalannya Pemilu," ujar dia.

Hal yang, menurut dia, perlu diawasi dalam tahapan Pemilu yakni adanya intimidasi, pengancaman, bagi-bagi uang pada peserta. "Misal bapak atau ibu tidak memilih calon A atau B maka akan diintimidasi atau dipersulit. Itu tidak boleh".

Ia meminta warga untuk melaporkan pada Panwaslu sekiranya melihat sesuatu yang dirasakan janggal, dengan mendatangi mereka di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur atau melalui media sosial resmi Panwaslu Kuala Lumpur.

Yang perlu warga lakukan hanya melaporkan dengan menyertakan foto, video, atau tangkapan layar hal yang dianggap janggal dalam proses pelaksanaan Pemilu tersebut, katanya.

"Karena kita tahu Pemilu 2019 terjadi polarisasi sangat besar, bahkan antara suami dan istri. Tapi Muhammadiyah saya rasa tidak lah," ujar dia.

Berdasarkan ketetapan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Pemilu di sana akan di mulai lebih awal dari 2 Januari hingga 13 Februari 2024 dan pemungutan suara dilakukan dengan tiga cara.

Tiga cara itu yakni peserta Pemilu dapat melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan pada 11 Februari, atau mencoblos surat suara yang akan dikirimkan melalui pos yang mulai dikirim pada 2 Januari, atau melalui Kotak Suara Keliling (KSK) yang dimulai pada 5 hingga 13 Februari.

Wilayah kerja PPLN dan Panwaslu Kuala Lumpur meliputi enam negeri yakni Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur, Wilayah Persekutuan Putrajaya, Selangor, Perak, Terengganu dan Kelantan, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 447.258.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.