Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Pemkab Mojokerto Minta Kader Posyandu Tingkatkan Pencegahan Stunting

📅 Kamis, 21 Sep 2023, 01:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Mojokerto Minta Kader Posyandu Tingkatkan Pencegahan Stunting Doc: ANTARA/HO-Pemkab Mojokerto
Ket. Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat mengikuti Jambore Kader Posyandu yang berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Kabupaten Mojokerto, Rabu (20/9/2023).

Mojokerto - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur meminta kepada kader posyandu untuk meningkatkan pencegahan terhadap stunting kepada anak-anak yang ada di kabupaten setempat.

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengatakan upaya pencegahan tersebut salah satunya mempersiapkan promotif gizi sehingga, tahun 2023 angka stunting di kabupaten itu bisa turun di bawah 10 persen atau 1 digit.

"Saya dengan jajaran dinas kesehatan setiap Selasa, turun di kegiatan Sehati, dan saya akan selalu mengingatkan pentingnyapromotif tentang gizi untuk mencegahstunting," ujarnya di sela Jambore Kader posyandu yang berlangsung di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Kabupaten Mojokerto, Rabu.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 520 peserta yang meliputi kepala puskesmas, petugas promosi kesehatan, petugas gizi, kader posyandu perwakilan desa, dan kader posyanduexcellent.

Ia mengatakan, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pemerintah pusat saat ini lebih condong kepada upaya promotif dan preventif kesehatan yakni mencegah masyarakat jangan sampai sakit.

"Jadi promotif itu memberikan pengetahuan kepada masyarakat, dan preventif itu bagaimana pengetahuan itu kemudian diaplikasikan, ada gerakan bersama-sama mengupayakan supaya tetap sehat," ujarnya.

Selain itu, kata dia, dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta upaya untuk menurunkan stunting dirinya meminta agar seluruh posyandu di Kabupaten Mojokerto masuk dalam kategori strata purnama dan mandiri.

"Di tahun 2022 dari 1.289 posyandu yang ada di Kabupaten Mojokerto terdapat 96,5 persen atau 1.245 masuk kategori posyandu yang aktif dengan penilaian strata purnama dan mandiri. Tinggal 44 yang belum purnama dan mandiri, maka minta tolong kepada rekan-rekan untuk yang 44 ini dibina," ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto Ulum Rokhmat menjelaskan, Jambore Kader Posyandu itu sebagai bentuk apresiasi, meningkatkan motivasi, wawasan dan pengetahuan kader dalam penyelenggaraan posyandu.

"Pada tujuan khusus, yaitu dalam mendukung program pemerintah dalam upaya integrasi posyandu layanan primer dan 25 kompetensi kader, meningkatkan kemampuan terhadap pelayanan posyandu, dan meningkatkan peran aktif kader posyandu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.