Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Paparkan Program Kunci Bangun Indonesia

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Paparkan Program Kunci Bangun Indonesia Doc: ANTARA/HO-Tim Ganjar
Ket. Bakal calon presiden Ganjar Pranowo dalam acara bertajuk “Ganjar Jawab Tantangan Masa Depan Indonesia” di Jakarta, Minggu (17/9) malam.

JAKARTA - Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo memaparkan tujuh program kunci untuk membangun Indonesia, mulai dari sektor kesehatan, ekonomi, kesejahteraan sosial, hingga pemberantasan korupsi.

"Dalam hal kemakmuran perlu ada peningkatan PDB per kapita menjadi dua kali lipat dan aspek kesehatan, satu desa harus ada satu puskesmas dan satu dokter. Karena itu perlu banyak dokter, sehingga sekolah kedokteran jangan dibuat mahal," kata Ganjar di Jakarta, Senin (18/9).

Hal itu dikatakannya dalam acara bertajuk "Ganjar Jawab Tantangan Masa Depan Indonesia" di Jakarta, Minggu (17/9) malam.

Ganjar menjelaskan bahwa visi-misi itu akan disokong tiga pondasi program utama, yakni pelipatgandaan anggaran, digitalisasi pemerintahan, dan pemberantasan korupsi.

Menurut dia, turunan dari ketiga pondasi itu dirumuskan dalam tujuh program kunci. Pertama adalah membangun sumber daya manusia yang produktif.

Terkait hal itu, Ganjar berencana membuka akses pendidikan seluas-luasnya tanpa membeda-bedakan gender atau tingkat kesejahteraan.

Program kedua menurut dia, menjaga stabilitas harga bahan-bahan pokok dengan tiga strategi untuk merealisasikannya, yaitu mengakselerasi kinerja birokrasi untuk memantau ketersediaan suplai dan permintaan, menggenjot sentra produksi bahan pokok, dan menyeimbangkan neraca ekspor-impor pangan.

Ganjar menjelaskan program ketiga adalah menghapus kemiskinan, dirinya ingin mengurai kemiskinan yang belum selesai melalui intervensi-intervensi program pemerintah yang fokus pada investasi keluarga.

Program keempat menurut dia, memperkuat jaringan pengaman sosial, dirinya ingin memperbaiki data penerima program jaring pengaman sosial yang saat ini masih belum rapi.

Setelah itu dia berencana memperluas jangkauan BPJS, anggaran jaring pengaman sosial akan ditambah dari semula Rp166 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp300 triliun pada 2029.

Ganjar mengatakan program kelima adalah mendorong hilirisasi menuju pabrik kelas dunia, sehingga dirinya menargetkan mengakselerasi perkembangan sektor-sektor penopang PDB. Dia akan mendorong pertumbuhan di sektor pertanian hingga naik 2,25 persen, pertambangan dan penggilingan naik sekitar 4,38 persen.

Program keenam menurut dia, akselerasi nilai tambah pembangunan infrastruktur, dirinya ingin beragam proyek infrastruktur yang telah dibangun pada era Presiden Joko Widodo (Jokowi) diakselerasi agar merangsang kegiatan ekonomi.

Program ketujuh menurut dia, memulihkan kondisi alam Indonesia. Ada sejumlah rencana untuk itu, seperti mengurangi emisi karbon, mencetak talenta untuk inovasi, serta mendorong ekonomi hijau dan ekonomi biru. Terkait ekonomi biru, dia ingin mendorong perikanan Indonesia tidak lagi bertumpu pada perikanan tangkap, melainkan budidaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Jepang Layangkan Protes ata...
Nasional
Pemerintah Perlu Percepat E...
Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.