Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS-Iran Bertukar Tahanan dalam Kesepakatan Senilai 6 Miliar Dolar

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 11:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS-Iran Bertukar Tahanan dalam Kesepakatan Senilai 6 Miliar Dolar Doc: CNA/AFP/Karim Jaafar
Ket. Warga negara AS Siamak Namazi, Emad Sharqi, dan Morad Tahbaz turun dari jet Qatar setibanya mereka di Bandara Internasional Doha.

DOHA - Amerika Serikat dan Iran pada Senin (18/9) menukar lima tahanan masing-masing dalam salah satu kesepakatan pertama setelah bertahun-tahun, ketika Teheran memperoleh akses terhadap dana yang dibekukan senilai 6 miliar dolar AS.

Lima orang Amerika yang dibebaskan oleh Iran, termasuk satu orang yang ditahan selama delapan tahun, terbang keluar dari Teheran dengan jet Qatar, beberapa jam setelah dana yang tidak diblokir disimpan di rekening yang juga dikelola oleh Qatar.

Para tahanan yang dibebaskan berjalan di bawah sinar matahari terbenam di landasan, dalam beberapa jam sebuah pesawat terpisah milik pemerintah AS membawa ke Washington. Beberapa dari mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan.

Gedung Putih mengatakan, Biden menelepon keluarga para tahanan yang dibebaskan, salah satu di antaranya memuji presiden karena mengambil "keputusan yang sangat sulit".

"Terima kasih, Presiden Biden, karena pada akhirnya menempatkan kehidupan warga Amerika di atas politik," kata Siamak Namazi, seorang pengusaha yang ditahan sejak 2015, dalam sebuah pernyataan.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menegaskan, pemerintahan Biden "tidak memiliki prioritas lebih tinggi" selain membebaskan warga AS.

"Sangat baik untuk mengatakan bahwa sesama warga negara kita bebas," kata Blinken kepada wartawan di New York, tempat dia dan Biden ambil bagian dalam pertemuan PBB.

Dua tahanan Iran kembali ke Teheran setelah transit di Doha, kata media resmi Iran.Tiga orang lainnya yang dibebaskan oleh AS memilih untuk tetap di sana atau di negara ketiga.

Setelah diskusi dipimpin Qatar, kedua negara menyelesaikan pertukaran tahanan setelah transfer dana sebesar 6 miliar dolar AS, yang dibekukan oleh sekutu AS, Korea Selatan.

Pemerintahan Biden menolak kritik di dalam negeri yang mengatakan mereka membayar "tebusan", dan bersikeras bahwa uang itu hanya akan digunakan untuk tujuan kemanusiaan. Jika tidak, dana tersebut akan dibekukan kembali.

Namun Iran bersikeras mereka memiliki akses penuh.

Uang tersebut "diblokir secara kejam hingga saat ini dan saat ini berada dalam kepemilikan republik Islam adalah milik rakyat (Iran) dan kami akan menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan rakyat," kata Presiden Iran Ebrahim Raisi di New York.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.