Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri Pertahanan Tiongkok Bergabung dalam Daftar Pejabat Senior yang Hilang

📅 Sabtu, 16 Sep 2023, 05:49 WIB | Oleh:
Menteri Pertahanan Tiongkok Bergabung dalam Daftar Pejabat Senior yang Hilang Doc: Istimewa
Ket. Menteri Pertahanan Nasional Tiongkok, Li Shangfu, memberi hormat sebelum menyampaikan pidato di Singapura pada 4 Juni 2023. Financial Times melaporkan, Li tidak terlihat lagi sejak 29 Agustus.

WASHINGTON DC - Menteri Pertahanan Tiongkok, Li Shangfu, sebelumnya dilaporkan sedang diselidiki karena korupsi dan telah dicopot dari jabatannya. Jenderal tersebut terakhir kali terlihat di depan umum pada 29 Agustus 2023.

Menurut sebuah laporan di Financial Times, pejabat AS yang tidak disebutkan namanya yakin dia menjadi obyek penyelidikan. Li menarik diri dari pertemuan pertahanan di Vietnam pada minggu lalu, dan Beijing mengatakan absennya Li karena "kondisi kesehatan".

Dilansir oleh Newsweek, Li diangkat menjadi menteri pertahanan pada Maret dan bergabung dengan daftar pejabat senior lainnya yang menghilang dari pandangan publik baru-baru ini di Tiongkok.

Dia terakhir terlihat pada tanggal 29 Agustus, di mana gambar resmi menunjukkan dia memberikan pidato utama di Forum Perdamaian dan Keamanan Tiongkok-Afrika di Beijing. Namanya masih muncul di situs resmi Kementerian Pertahanan Nasional Republik Rakyat Tiongkok yang memberitakan peristiwa tersebut.


Pria berusia 65 tahun asal dari Xingguo di Provinsi Jiangxi Tiongkok, itu bergabung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada Agustus 1982 setelah bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok (CPC) pada Juni 1980. Ia lulus dari Departemen Teori Kontrol dan Teknik Kontrol, Universitas Chongqing, dan meraih gelar Doktor Teknik.

Salah satu keterlibatan publik terakhirnya adalah pertemuan dengan mantan Menteri Luar Negeri AS, pada 18 Juli di Beijing. Dua pertemuan baru-baru ini dengan mitra pertahanan Rusia terjadi pada Juli dan Agustus, keduanya di Moskow.

Hilangnya Li dari pandangan publik terjadi setelah pemecatan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Qin Gang , dan pimpinan senior Pasukan Roket PLA, kader utama Tiongkok yang bertanggung jawab atas persenjataan senjata nuklir yang semakin meningkat di negara tersebut.

"Ada dugaan bahwa dakwaan yang dihadapi Li ada hubungannya dengan kasus korupsi ini," tulis Financial Times.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.