Sekjen PBB Akan Hidupkan Lagi Inisiatif Laut Hitam
📅 Jumat, 15 Sep 2023, 00:01 WIB | Oleh: Eko SRussia telah menolak memperpanjang kesepakatan biji-bijian itu pada Juli lalu dan mengeluhkan bahwa pihak Barat tidak memenuhi kewajibannya. Pihak Barat masih melarang ekspor pangan dan pupuk negara itu. Moskwa secara khusus mengkritik pembatasan terhadap pembayaran, logistik, dan asuransi.
Kementerian Luar Negeri Russia telah mengonfirmasi ada beberapa usulan baru dari PBB untuk mengembalikan kesepakatan biji-bijian, namun menekankan usulan-usulan tersebut tidak cukup untuk menormalkan ekspor pertanian.
Sebelumnya, Presiden Russia Vladimir Putin mengatakan Moskwa akan kembali ke kesepakatan gandum Laut Hitam segera setelah persyaratannya dipenuhi.
"Kami akan siap untuk menghidupkan kembali kesepakatan gandum, dan kami akan melakukan ini segera setelah semua pembatasan ekspor produk pertanian Russia dicabut," kata Putin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Putin mengatakan panen gandum Russia bisa mencapai 130 juta ton tahun ini, dan potensi ekspor negara itu akan tetap sebesar 60 juta ton. Moskwa tidak menentang kesepakatan gandum tersebut, namun memperingatkan Ukraina agar tidak menggunakan koridor ekspor gandum untuk tujuan militer.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!