Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Akan Hidupkan Lagi Inisiatif Laut Hitam

📅 Jumat, 15 Sep 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Sekjen PBB Akan Hidupkan Lagi Inisiatif Laut Hitam Doc: ISTIMEWA
Ket. ANTONIO GUTERRES Sekjen PBB - Saya bertekad untuk melakukan segala kemungkinan untuk membangun kembali inisiatif Laut Hitam.

NEW YORK - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres, mengatakan akan bertemu para pemimpin Turki, Ukraina, dan Russia pekan depan pada sidang tahunan PBB dalam upaya menghidupkan kembali kesepakatan biji-bijian Laut Hitam.

"Saya bertekad untuk melakukan segala kemungkinan untuk membangun kembali inisiatif Laut Hitam," kata Guterres kepada wartawan, di New York, Rabu (14/9).

Seperti dikutip dari Antara, Guterres tidak menjelaskan kapan tepatnya dia akan menemui Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy atau Menteri Luar Negeri Russia Sergey Lavrov.

Russia menghentikan perjanjian biji-bijian pada Juli karena bagian yang menjadi tuntutannya "belum diterapkan sejauh ini", mengacu pada penghapusan hambatan ekspor pupuk dan dimasukkannya Bank Pertanian Russia milik negara ke dalam sistem pembayaran internasional SWIFT.

Perjanjian itu ditandatangani di Istanbul pada Juli 2022 oleh Russia, Ukraina, Turki, dan PBB sehingga menciptakan koridor yang aman melewati Laut Hitam untuk ekspor dari tiga pelabuhan di Ukraina yang sempat berhenti sejak perang dimulai pada Februari tahun itu.

Perjanjian itu membantu mengendalikan kenaikan harga dan mengurangi krisis pangan dengan memperbaiki aliran gandum, minyak bunga matahari dan produk lain dari Ukraina, salah satu pengekspor biji-bijian terbesar di dunia.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, akan menghadiri pertemuan global para pemimpin dunia untuk pertama kalinya secara langsung.

Empat Poin

Guterres sebelumnya sudah mengusulkan rencana empat poin untuk menghidupkan kembali kesepakatan biji-bijian Laut Hitam, menurut harian Jermam Bild.

Guterres merinci rencananya dalam surat yang dia kirim ke Menteri Luar Negeri Russia, Sergey Lavrov, pada 28 Agustus, menurut harian itu yang mengutip sejumlah sumber diplomatik.

Rencana tersebut diperkirakan akan memberikan akses transaksi keuangan SWIFT ke anak perusahaan Bank Pertanian Russia (RAB) dan mengizinkan kapal-kapal Russia bersandar di pelabuhan-pelabuhan Eropa jika mereka hanya mengirimkan pangan atau pupuk, menurut berita di harian itu.

Guterres juga mengusulkan PBB dapat mendukung sebuah fasilitas asuransi bagi kapal kargo Russia dan menawarkan bantuan untuk pengembalian aset produsen pupuk Russia yang dibekukan.

"PBB akan bekerja dengan otoritas nasional terkait dan otoritas Uni Eropa mengenai hal ini," kata Guterres.

Sebagai imbalan, Guterres meminta Russia untuk kembali ke kesepakatan biji-bijian Laut Hitam, yang ditandatangani Kiev dan Moskwa tahun lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
Nasional
Jadwal TKA untuk Jenjang SM...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.