Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korban Tewas Akibat Banjir Libya Terus Bertambah, Walikota Perkirakan 20.000 Jiwa

📅 Kamis, 14 Sep 2023, 09:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korban Tewas Akibat Banjir Libya Terus Bertambah, Walikota Perkirakan 20.000 Jiwa Doc: AP
Ket. Tangkapan layar - Banjir bandang yang diakibatkan badai melalui bendungan di luar kota pesisir Derna, menyapu seluruh lingkungan di kota tersebut.

TRIPOLI - Penduduk kota Derna mati-matian mencari kerabat mereka yang hilang setelah bencana banjir yang menewaskan ribuan orang dan menghanyutkan banyak orang ke laut.

Dilaporkan Al Jazeera, sebagian besar kota di kawasan Mediterania itu tersapu semburan air yang dihasilkan oleh badai dahsyat yang menyapu dasar sungai yang biasanya kering pada Minggu (10/9) malam, membobol bendungan di atas kota tersebut.Gedung-gedung bertingkat runtuh dan warga sedang tidur di dalamnya.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Letnan Tarek al-Kharraz pada Rabu mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sejauh ini 3.840 kematian telah tercatat di kota Mediterania, termasuk 3.190 orang yang telah dikuburkan.Di antara mereka terdapat sedikitnya 400 orang asing, kebanyakan dari Sudan dan Mesir.

Sementara itu, Hichem Abu Chkiouat, Menteri Penerbangan Sipil di pemerintahan Libya timur, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa sejauh ini telah dihitung lebih dari 5.300 orang tewas.Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah secara signifikan, bahkan mungkin dua kali lipat.

Walikota Derna Abdulmenam al-Ghaithi mengatakan kepada televisi Al Arabiya milik Saudi bahwa perkiraan jumlah kematian di kota itu bisa mencapai antara 18.000 hingga 20.000 berdasarkan jumlah distrik yang hancur akibat banjir.

Warga Derna, Mahmud Abdulkarim, mengatakan kepada jurnalis Moutaz Ali di Tripoli, dia kehilangan ibu dan saudara laki-lakinya, setelah gagal mengungsi tepat waktu dari apartemen lantai pertama mereka menyusul runtuhnya bendungan.

"Dia menolak meninggalkan tempatnya… tidak membayangkan situasinya akan mengerikan dan mengatakan kepadanya [Abdulkarim] bahwa itu hanya hujan biasa," lapor Ali, dari sebuah acara yang diselenggarakan untuk komunitas Derwani di Tripoli.

Menurut Abdulkarim, ketika ibu dan saudara laki-lakinya akhirnya memutuskan untuk meninggalkan apartemen mereka, mereka tersapu banjir begitu sampai di jalan untuk mengungsi.

Mabrooka Elmesmary, seorang jurnalis yang berhasil meninggalkan Derna pada hari Selasa, menggambarkan kota itu sebagai "bencana dalam skala besar"."Tidak ada air, tidak ada listrik, tidak ada bensin," katanya kepada Al Jazeera. "Kota ini rata dengan tanah."

Gedung apartemen dengan keluarga di dalamnya tersapu, katanya."Orang-orang berusaha melarikan diri dari Derna namun banyak yang terjebak karena banyak jalan yang terblokir atau hilang," kata Elmesmary. Beberapa keluarga berlindung di sekolah.

Para pejabat menyebutkan jumlah orang hilang sebanyak 10.000 orang.Badan bantuan PBB OCHA mengatakan jumlah korban setidaknya mencapai 5.000 orang.

Pantai dipenuhi dengan pakaian, mainan, perabotan, sepatu, dan harta benda lainnya yang tersapu arus deras dari rumah-rumah.

Jalanan tertutup lumpur tebal dan dipenuhi pepohonan tumbang serta ratusan mobil rusak, banyak yang terbalik atau terjatuh ke atap.Satu mobil terjepit di balkon lantai dua sebuah bangunan yang hancur.

Kerusakan terlihat jelas dari titik-titik tinggi di atas Derna, dimana pusat kota yang padat penduduk, yang dibangun di sepanjang dasar sungai musiman, kini berupa tanah datar berbentuk bulan sabit dengan hamparan air berlumpur yang berkilauan di bawah sinar matahari.Bangunan-bangunan tersapu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.