Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekuatan Mental Bawa Jerman Juara

📅 Selasa, 12 Sep 2023, 06:24 WIB | Oleh:
Kekuatan Mental Bawa Jerman Juara Doc: SHERWIN VARDELEON / AFP
Ket. Jerman rayakan kemenangan I Pemain dan pelatih Jerman, Gordon Herbert (kanan) merayakan kemenangan final Piala Dunia Bola Basket FIBA melawan Serbia di Manila, Minggu (10/9).

MANILA - Setelah kesebelasannya terus terpuruk, kini Jerman mempunyai hiburan karena tim nasional basketnya menjadi Juara Dunia 2023 usai menundukkan Serbia 83-77 di final Piala Dunia FIBA 2023, Manila, Filipina, Minggu malam.

Kemenangan ini luar biasa karena sepanjang turnamen Jerman tidak terkalahkan. Ini juga final pertama kalinya. Jerman mematahkan perlawanan Serbia di kuarter ketiga. Serbia berusaha bangkit di kuarter keempat, namun Jerman mampu meredam untuk memastikan membawa pulang trofi Naismith.

Dennis Schroder menjadi pencetak poin terbanyak Jerman dengan 28 poin, diikuti Franz Wagner dengan 19 poin. Jerman juga mengalahkan tim Amerika Serikat pada semifinal yang berlangsung dramatis. Maka, banyak yang menilai Jerman menjadi juara karena kekuatan mentalnya. Mereka bermental juara. Final pertama dan langsung juara.

Pelatih kepala Gordon Herbert memuji sikap tim bola basket Jerman yang lebih mengutamakan kerja sama tim sehingga mampu mengalahkan Serbia. Herbert memuji pengaruh point guard Toronto Raptors Schroder terhadap tim. "Kami tidak akan berada di sini tanpa dia. Dia tidak akan berada di sini, tanpa tim. Kami menikmati berada di sini," ujar Herbert.

Lebh jauh, Herbert mengatakan tidak bisa berkata-kata cukup banyak tentang Dennis Schroder dan arti dia bagi bola basket Jerman. Hasil ini adalah dari kerja sama tim. Serbia kehilangan Ognjen Dobric karena cedera pergelangan kaki saat pertandingan baru berlangsung kurang dari tiga menit. Pemain bintang Bogdan Bogdanovic hampir tidak bermain karena sakit sebelum bertanding.

"Mereka pantas mendapatkan kemenangan ini," ujar pelatih kepala Serbia Svetislav Pesic. Menurutnya, Jerman bermain 40 menit di level tinggi. Jerman memiliki kontinuitas dan sangat mengandalkan fisik. Jika satu tim seperti Jerman memenangkan seluruh pertandingan dari awal hingga akhir, semua perlu memberi selamat kepada mereka.

Jerman mengalahkan Latvia di perempat final dan mengalahkan Amerika Serikat di semifinal. Mereka tampil di final Piala Dunia untuk pertama kali. Schroder mengatakan itu merupakan perjalanan panjang sejak debutnya sebagai pelatih, sembilan tahun lalu.

"Kami menikmati setiap momen, setiap hari, setiap latihan, setiap pertandingan," ujarnya. "Kami berkompetisi di level tertinggi. Itulah alasan kami menorehkan sejarah," sambungnya.

Baik Jerman maupun Serbia sudah lolos ke Olimpiade Paris tahun depan. Mereka menjadi dua tim Eropa dengan peringkat tertinggi di Piala Dunia. Jerman menempati posisi ketiga di Kejuaraan Bola Basket Eropa tahun lalu.

Schroder berharap kemenangan ini akan membuat lebih banyak pertandingan ditayangkan langsung di stasiun televisi Jerman. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.