Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menanti Data Inflasi AS

📅 Senin, 11 Sep 2023, 11:40 WIB | Oleh:
Menanti Data Inflasi AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah pekan ini seiring berlanjutnya penguatan dollar AS. Pelaku pasar diperkirakan tengah mengantisipasi data inflasi Amerika Serikat (AS) dan data perdagangan Indonesia.

Pengamat mata uang dan komoditas Lukman Leong menilai rally dollar AS diperkirakan masih akan berlanjut hingga rapat dewan kebijakan The Fed atau FOMC pada September 2023. Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS bergerak di kisaran 15.200-15.450 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dalam penutupan perdagangan, Jumat (8/9), ditutup stagnan dari sehari sebelumnya di posisi 15.328 rupiah per dollar AS.

Analis Bank Woori Saudara BWS Rully Nova mengatakan nilai tukar rupiah bergerak stagnan pada penutupan perdagangan hari ini karena kekhawatiran investor terhadap pemulihan ekonomi Tiongkok yang tidak pasti dan wait and see (menunggu) rilis data inflasi AS.

"Data inflasi AS akan dirilis pekan depan, di mana akan menjadi acuan arah kebijakan suku bunga The Fed," ujar dia di Jakarta, Jumat pekan lalu.

Rully menyatakan nilai tukar rupiah yang stagnan atau melemah turut dipengaruhi data jobless claims (klaim pengangguran) AS yang lebih Kecil dari perkiraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Bupati Tangerang Minta Warg...
Daerah
Polres Karawang Ringkus Tig...

DPR RI Prioritaskan Pembahasan RUU Perampasan Aset

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
DPR RI Prioritaskan Pembaha...

UEFA Tolak Penambahan Peserta Piala Dunia 2030

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
UEFA Tolak Penambahan Peser...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.