Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Tangkap 7 DPO Kasus Pembakaran di Kramomongga Fakfak

📅 Minggu, 10 Sep 2023, 09:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Tangkap 7 DPO Kasus Pembakaran di Kramomongga Fakfak Doc: ANTARA/HO-Polda Papua Barat
Ket. Direktur Reskrimum Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Novi Jaya bersama tim gabungan melakukan penyergapan ke markas pelaku pembakaran Kantor Distrik Kramomongga, Kabupaten Fakfak, Sabtu dini hari.

MANOKWARI - Tim gabungan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat kembali menangkap tujuh pelaku pembakaran kantor distrik, sekolah dan penganiayaan hingga menewaskan Kepala Distrik Kramomongga, Kabupaten Fakfak, setelah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Tujuh DPO ditangkap oleh aparat gabungan (Polda, Satbrimob, dan Polres Fakfak) Sabtu (9/9) dini hari," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat Komisaris Besar Polisi Adam Erwindi kepada Antara di Manokwari, Minggu (10/9).

Ia menjelaskan bahwa tim gabungan melakukan penyergapan ke markas para pelaku yang berafiliasi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB), dan menangkap tiga DPO berinisial AK, YR, dan YI.

Sementara empat DPO lainnya yaitu NH, OH, S, dan N terpaksa ditembak mati, karena melakukan perlawanan terhadap aparat kepolisian ketika penyergapan berlangsung.

"Empat DPO dilakukan tindakan tegas terukur karena menyerang dan melukai satu anggota Polri, padahal sudah diberikan tembakan peringatan," jelas Adam Erwindi.

Dia menuturkan barang bukti yang diamankan dari lokasi penyergapan adalah satu granat aktif, sejumlah senjata tajam berupa parang dan anak panah yang digunakan para pelaku untuk menyerang petugas.

Tindakan tegas terukur diterapkan sesuai arahan Kepala Kepolisian Daerah Inspektur Jenderal Polisi Daniel Tahi Monang Silitonga apabila terjadi perlawanan yang membahayakan keselamatan anggota kepolisian.

"Satu anggota Satbrimob Teluk Bintuni yang terluka dalam penyergapan adalah Bripda Hengki Frengki Wonatorey," ujar Adam.

Dari 21 DPO, kata Adam Erwindi, sembilan pelaku sudah berhasil ditangkap dan aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap 12 orang DPO lainnya untuk mempertanggungjawabkan tindakan anarkis mereka.

Sebelumnya, tim gabungan telah menangkap tiga orang DPO, dan satu dari ketiga DPO tersebut terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan saat ditangkap.

"Ada dua tersangka yang langsung ditangkap sejak awal, setelah diterbitkan 21 orang DPO selang beberapa hari tiga DPO kami amankan dan satu orang tewas," tutur Adam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka, kata dia, puluhan pelaku berafiliasi dengan KKB dan merencanakan pembakaran Kantor Distrik Kramomongga disertai penganiayaan Kepala Distrik Kramomongga Darson Hegemur hingga tewas pada Selasa malam (15/8) pukul 19.30 WIT.

Dua hari kemudian yakni Jumat (18/7), para pelaku kembali membakar Kantor Distrik Fakfak Tengah sekira pukul 03.30 WIT dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

"Semua peristiwa pembakaran fasilitas publik di Fakfak saling berkaitan. Kami mengimbau 12 DPO menyerahkan diri, kami jamin keamanan mereka," ucap Adam Erwindi.

Dia mengakui bahwa kepolisian sempat mengalami hambatan karena keterangan yang diperoleh dari 80 saksi tidak sesuai dengan fakta lapangan, meski demikian kepolisian berpatokan terhadap pengakuan dua tersangka.

Kepolisian juga berharap seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Fakfak berperan aktif membantu pengungkapan peristiwa pembakaran, jika mengetahui keberadaan 12 orang DPO yang masih dikejar.

"Kami mohon kerja sama dari masyarakat, kalau melihat pelaku segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melaluiCall Center110," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.