Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Elon Musk Klaim Cegah Ukraina Serang Armada Rusia di Laut Hitam

📅 Sabtu, 09 Sep 2023, 14:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Elon Musk Klaim Cegah Ukraina Serang Armada Rusia di Laut Hitam Doc: AFP/Yasuyoshi CHIBA
Ket. Seorang prajurit Ukraina berdiri di samping antena sistem broadband berbasis satelit Starlink di Bakhmut pada Februari 2023.

WASHINGTON - Miliarder teknologi AS Elon Musk mengatakan, dia mencegah Ukraina memusnahkan armada angkatan laut Laut Hitam Rusia tahun lalu dengan menolak akses internet Starlink, sebuah pengungkapan yang memicu kemarahan Kiev, Jumat (8/9).

Sistem komunikasi berbasis satelit Starlink yang dioperasikan perusahaan milik Musk, SpaceX, dikerahkan di Ukraina tak lama setelah negara itu diinvasi Rusia pada Februari 2022.

Jaringan yang membantu banyak tentara berteknologi tinggi untuk beroperasi di wilayah di mana sarana komunikasi lainnya tidak berfungsi, merupakan alat medan perang yang penting bagi Kiev.

Namun pengakuan Musk - yang sebelumnya membuat marah Ukraina dengan proposalnya termasuk memvalidasi klaim Rusia atas kedaulatan atas wilayah Krimea yang diduduki - menimbulkan pertanyaan tentang apakah Starlink dapat sepenuhnya diandalkan oleh Kiev.

Insiden tersebut seputar rencana Ukraina melumpuhkan armada angkatan laut Laut Hitam Rusia yang berbasis di Sevastopol, pelabuhan strategis di Krimea, yang diduduki dan diklaim Moskow pada 2014.

"Ada permintaan darurat dari otoritas pemerintah untuk mengaktifkan Starlink sampai ke Sevastopol. Tujuan yang jelas adalah untuk menenggelamkan sebagian besar armada Rusia yang berlabuh," Musk memposting pada Kamis di platform media sosialnya X (sebelumnya Twitter).

"Jika saya menyetujui permintaan mereka, maka SpaceX secara eksplisit akan terlibat dalam tindakan besar perang dan eskalasi konflik," kata Musk.

Postingan miliarder tersebut memicu kecaman tajam dari Mykhailo Podolyak, seorang pembantu senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

"Dengan tidak mengizinkan drone Ukraina menghancurkan sebagian armada militer Rusia melalui campur tangan #Starlink, @elonmusk mengizinkan armada ini menembakkan rudal Kalibr ke kota-kota Ukraina. Akibatnya, warga sipil, anak-anak terbunuh," tulis Podolyak di X.

"Ini adalah harga (yang harus dibayar) dari ketidaktahuan dan ego yang besar," katanya.

Pentagon tidak menanggapi secara langsung ketika ditanya apakah tindakan Musk dapat diterima oleh kontraktor pemerintah AS dan tindakan apa yang diambil sebagai dampaknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

1.5 jam yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.