Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset Identifikasi 7 Prioritas Pendidikan Tinggi di Indonesia Pascapandemi

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 14:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Riset Identifikasi 7 Prioritas Pendidikan Tinggi di Indonesia Pascapandemi Doc: The Conversation
Ket. Ilustrasi

Danielle Logan-Fleming, Griffith University; Chris Campbell, Charles Sturt University; David Bruce Porter, University of Illinois at Urbana-Champaign, dan Hazel Jones, Griffith University

COVID-19 telah mengubah cara kita bekerja dan belajar secara radikal. Hal ini memberikan peluang bagi institusi untuk memikirkan kembali masa depan pendidikan tinggi.

Proyek Contextualising Horizon kami dengan Australasian Society of Computers in Learning in Tertiary Education (ASCILITE) mengungkap beberapa tren kuat di Asia Pasifik, termasuk Indonesia, untuk membantu mempersiapkan dan merencanakan apa yang menanti sektor pendidikan tinggi di masa depan.

Tujuh prioritas pascapandemi

Bahkan sebelum pandemi, tekanan politik dan keuangan telah memotivasi institusi untuk mencari model alternatif pembelajaran, seperti kursus sertifikasi singkat dari universitas terakreditasi (kredensial mikro), untuk memperluas akses terhadap pendidikan dan menghasilkan pendapatan.

Pandemi juga memaksa universitas untuk mengatasi permasalahan lama seputar kesehatan mental dan kesenjangan aksesibilitas digital, yang semakin meluas selama pandemi ini.

Tren-tren ini menunjukkan adanya pergeseran dalam sektor pendidikan dan, sebagai konsekuensinya, muncul pemahaman bahwa agar pendidikan tinggi tetap relevan, institusi harus meninjau kembali model-model pembelajaran dan desain pengalaman universitas.

Sehubungan dengan perubahan ini, proyek kami mengidentifikasi tujuh prioritas teknologi dan praktik untuk pendidikan tinggi di kawasan Asia Pasifik.

1. Mendefinisikan ulang praktik pedagogi

Panelis mempertanyakan praktik lama, termasuk ujian dan perkuliahan, serta relevansinya dalam konteks pendidikan modern.

Pendekatan yang berpusat pada siswa, dibandingkan pendekatan yang berpusat pada guru, misalnya, dengan cepat menjadi sebuah norma. Proyek Transforming Exams yang berbasis di Australia, contohnya, bertujuan untuk memberikan pengalaman autentik, memberdayakan pelajar dengan menggunakan alat elektronik terkomputerisasi khusus disiplin ilmu selama ujian berbasis kampus.

Salah satu studi menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran aktif dan penilaian autentik menghasilkan pembelajaran siswa yang lebih menarik lingkungan, meningkatkan kelayakan kerja dan meningkatkan pembelajaran siswa.

Untuk mengakomodasi hal ini, kemungkinan besar peran ruang kampus akan berkembang. Pelajar dapat memanfaatkan peluang untuk berkumpul di kampus dan tatap muka - namun juga memanfaatkan teknologi sosial untuk memungkinkan mereka belajar melalui jaringan, dan berbagi serta berkolaborasi, melalui komunitas online.

Lembaga-lembaga di Indonesia dan negara-negara Asia Pasifik lainnya juga perlu mempertimbangkan cara-cara untuk membangun kemampuan dan kepercayaan diri dalam praktik-praktik ini dan mengadopsi kebijakan dan pedoman seputar penggunaannya untuk membantu memastikan penerapannya secara luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

47 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.