Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Literasi Media Sosial yang Intens, Mayoritas Siswa SD Sudah Miliki Akun Medsos

📅 Selasa, 05 Sep 2023, 22:44 WIB | Oleh:
Perlu Literasi Media Sosial yang Intens, Mayoritas Siswa SD Sudah Miliki Akun Medsos Doc: Istimewa
Ket. Literasi media, di SDN Lagoa 02, Koja, Jakarta Utara, Selasa (5/9).

JAKARTA - Pengguna akun media sosial (Medsos) di kalangan pelajar Sekolah Dasar (SD) cukup tinggi. Mereka memanfaatkan sejumlah media sosial untuk hiburan dan menambah pengetahuan. Padahal, pemerintah dalam kaitan ini Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mensyaratkan batas usia minimal untuk menggunakan media sosial adalah 13 tahun.

Menurut siaran persnya, dalam kegiatan literasi media, di SDN Lagoa 02, Koja, Jakarta Utara, Selasa (5/9), para pelajar kelas 1 hingga 6 mengakui memiliki akun media sosial. Ratusan anak serempak mengangkat tangan ketika ditanya siapa yang punya akun media sosial. Fenomena sama juga diakui para pelajar SD di tempat lain saat dilakukan kegiatan literasi media.

Kenyataan ini memang tak mengagetkan, pasalnya pada akhir tahun 2021, Badan Pusat Statistik merilis data pengguna internet dan media sosial di kalangan pelajar. Diungkapkan BPS dalam keterangan persnya, mayoritas anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia sudah mengakses internet untuk media sosial.

Persentasenya mencapai 88,99% alias yang terbesar dibandingkan tujuan mengakses internet lainnya. Selain media sosial, sebanyak 66,13% anak usia 5 tahun ke atas di Indonesia juga mengakses internet untuk mendapat informasi atau berita. Ada pula yang mengakses internet untuk hiburan sebanyak 63,08%.

Karena itulah, literasi media, khususnya penggunaan medsos oleh para pelajar ini sangat penting. Tujuannya agar mereka mengetahui batasan konten apa yang mesti di-upload atau bahkan dilihat di medsos.

Dosen Akademi Televisi Indonesia (ATVI), Safrudiningsih dan Sisca T Gurning yang memberikan penyuluhan atau literasi penggunaan medsos di SDN Lagoa 02 itu mengingatkan ratusan pelajar kelas 1 hingga VI untuk bijak menggunakan medsos.

Safrudiningsih mengingatkan batasan lamanya melihat atau menonton siaran televisi sekitar dua jam saja. Begitu juga mengakses internet dan medsos sebaiknya tidak lebih dari dua jam.

Hampir 700 siswa dari kelas 1 hingga VI dibagi dalam dua gelombang pemberian literasi. Mereka bersemangat mengikuti kegiatan ini. Safrudiningsih yang akrab disapa Kak Ning Nong dan Sisca T Gurning yang biasa disapa Kak Oma, silih berganti memberikan pemahaman pentingnya bijak menggunakan medsos dengan cara menghibur. Sejumlah gambar dan video ditayangkan dilayar besar di aula sehingga ada interaktif yang membangkitkan siswa mengikuti acara ini.

Dalam proses penyampaian literasi ini, terlihat para pelajar baik yang masih duduk di kelas 1 maupun yang sudah di kelas lebih atas, tak malu-malu setiap Kak Ning Nong dan Kak Oma memancing pengakuan mereka soal medsos. Dengan polos mereka mengakui bahwa konten medsos yang kebanyakan dari akun Tik Tok dan IG, berisi lagu atau video hiburan dan bola.

Selaian diselingi dengan kuis dan pemberian hadiah, para pelajar diajak bernyanyi lagu yang sedang hit di TikTok dan juga lagu ayo membaca. Para guru yang ikut mendampingi dan juga Kepala Sekolah yang hadir di aula besar itu pun tersenyum melihat anak didiknya bersemangat.

Di lapangan terbuka ini, penyelenggara membawa perpustakana berjalan berupa 'mobil pintar' bernama Mobil Wahana Edukasi Keliling (Weli), sehingga usai kegiatan literasi, siswa leluasa memilih dan membaca buku.

Sekolah Memantau

Kepala Sekolah SDN Lagoa 02, Suwondoyang setia mengikuti kegiatan literasi dari awal hingga akhir, mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini.

"Menurut saya kegiatan lterasi ini sangat bermanfaat bagi anak didik kami. Selama ini kami hanya memantau dan sebatas mengimbau penggunaan medsos pada siswa, sangat tertolong. Siswa bersemangat sekali mengikuti arahan dosen ATVI dan tim penyelenggara," ujar Suwondo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.