Bersinergi dengan Pesantren Ngaleh, Laksamana Budayawan Bumikan Wayang di Pasuruan
📅 Selasa, 05 Sep 2023, 00:03 WIB | Oleh: Marcellus Widiarto
Doc: Istimewa
JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Vero Yudo Margono menghadiri pagelaran wayang kulit dengan tema Wiroto Purwo yang dibawakan oleh Dalang Ki Hasan Yulianto dan dimeriahkan penampilan Abah Topan, Andik TB dan Bagong.
Menurut siaran persnya, acara digelar di lapangan Universitas Yudharta Pondok Pesantren Ngalah, Yayasan Darut Taqwa Sengonaung, Pasuruan, Jawa timur, Minggu (3/9).
Dalam sambutannya, Laksamana Budayawan itu menyampaikan wayang adalah budaya dan tradisi asli Indonesia. Ini menjadi kebanggaan dan harus dijaga. Jangan sampai nanti para pemuda ke depan, begitu mau nonton wayang berangkat ke Amerika karena sudah tidak dicintai, akhirnya diambil orang lain.
"Ini adalah warisan budaya kita yang menjadi kebanggaan negara kita. Di tempat lain mungkin tidak ada seperti ini, tapi di Indonesia masih ada dan masih lestari. Mari kita mulai melestarikannya," ujar Panglima TNI.
Pegelaran wayang kulit di Pondok Pesantren "Ngalah" atau "Ngalah tanpo ngasoratin" (menang tanpa berperang), menurut Pengasuh Ponpes Ngalah KH Sholeh Bahruddin, sudah ketiga kalinya dilaksanakan. Muridnya mulai dari Sabang sampai Merauke, bahkan dari luar negeri juga ada, dan dari berbagai agama juga ada di sini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Panglima TNI mengaku baru tahu ada pondok pesantren yang seperti ini, dan Alhamdulillah inilah pemimpin menjadi role model, tentang kebersamaan dan gotong royong.
"Saya sudah sampaikan bapak kiai bahwa kita punya ideologi Pancasila yang sudah teruji sejak zaman penjajahan sampai dengan saat ini," pungkasnya.
Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan dengan bergotong-royong, dengan kemajemukan, Indonesia bisa merdeka.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita bisa menyusun kemerdekaan, mengisi kemerdekaan, dengan kebersamaan, dengan sinergitas baik TNI-Polri, masyarakat, para ulama, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, semuanya dari berbagai suku berbagai agama, berbagai bangsa ya inilah Indonesia," tegas Panglima TNI.
Selain itu, Panglima TNI berpesan untuk mensukseskan Pemilu. Dari pemilu untuk memilih pemimpin untuk anggota DPR RI, DPRD juga untuk para pemimpin daerah. Mari kita jagapersatuan dan kesatuan, untuk memilih pemimpin yang baik. Jangan sampai karena Pemilu ini kita terpecah-pecah, melainkan kita harus tetap bersatu. Silahkan memilih, bebas memilih, tapi tetap jaga persatuan dan kesatuan. Demi apa? Demi negara dan bangsa Indonesia yang kita cintai Bersama ini," ujar Panglima TNI.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!