Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelenskyy Pecat Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov

📅 Senin, 04 Sep 2023, 09:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zelenskyy Pecat Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov Doc: DW/AFP/GI/SERGEI SUPINSKY
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (kiri) dan Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov di Kiev, foto pada 3 Februari 2022

KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Minggu (3/9), mengumumkan pengunduran diri Menteri Pertahanan Oleksiy Reznikov, menyerukan "pendekatan baru" setelah satu setengah tahun invasi Rusia.

Pengumuman itu muncul beberapa jam setelah Ukraina melawan serangan pesawat tak berawak Rusia di wilayah selatan Odesa pada hari Minggu yang menghantam pelabuhan Danube di perbatasan dengan anggota NATO, Rumania.

"Oleksiy Reznikov telah melalui lebih dari 550 hari perang skala penuh," kata Zelensky dalam pidato malamnya.

"Saya yakin kementerian memerlukan pendekatan baru dan format interaksi lain baik dengan militer maupun masyarakat luas."

Dia menominasikan Rustem Umerov, seorang Tatar Krimea yang telah menjadi kepala Dana Milik Negara sejak tahun lalu, untuk menggantikan Reznikov - dengan persetujuan parlemen Ukraina.

Berita tentang pemecatan Reznikov muncul ketika serangan balasan Kiev sedang berlangsung dan dorongan umum Ukraina terhadap korupsi sebagai tanggapan atas permintaan Uni Eropa.

Serangan Drone Rusia

Sementara itu, Rusia melanjutkan kampanye militernya terhadap infrastruktur Ukraina.

Moskow telah melancarkan serangan terhadap sasaran di Laut Hitam dan sungai Danube selama berminggu-minggu, sejak menarik diri dari kesepakatan penting yang memungkinkan lewatnya kapal-kapal yang membawa gandum dengan aman.

Serangan terbaru ini terjadi menjelang pertemuan puncak di Rusia antara Presiden Vladimir Putin dan pemimpin Turki Recep Tayyip Erdogan, yang berharap dapat menghidupkan kembali kesepakatan gandum.

Ukraina mengatakan Rusia telah menyerang wilayah Odesa dengan rentetan drone Shahed buatan Iran.

Namun menurut Kiev, beberapa drone menghantam wilayah Danube, melukai sedikitnya dua orang dalam serangan terhadap infrastruktur "industri sipil".

Tentara Rusia menargetkan fasilitas "penyimpanan bahan bakar" di pelabuhan Reni, Ukraina, yang terletak di sungai Danube yang memisahkan Ukraina dari Rumania.

Moskow telah menargetkan Reni dan pelabuhan Ismail di Danube - baik di dekat Rumania maupun di seluruh negara yang dilanda perang - beberapa kali selama beberapa minggu terakhir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.