Dampak Tewasnya Prigozhin bagi Pemerintah Rusia dan Nasib Perang di Ukraina
📅 Sabtu, 02 Sep 2023, 13:06 WIB | Oleh: Tim PenulisItu semua menjadi beban bagi Rusia untuk dapat mencapai kesuksesan militernya di Ukraina, yang saat ini mulai terasa sulit akibat menguatnya dukungan Barat untuk Ukraina.
Jika Rusia mengalami kekalahan militer di Ukraina, ini akan sangat mempersulit kedudukan rezim Putin di Rusia.
Meskipun Putin sendiri belum secara resmi mengumumkan rencana untuk maju kembali pada Pemilu Rusia 2024, banyak laporan media lokal Rusia menyebutkan bahwa Putin ingin maju dan memiliki potensi menang dengan perolehan suara besar.
Terlepas dari mulai lemahnya militer Rusia dan gonjang ganjingnya politik domestik Rusia sekarang, negara ini tetap merupakan kekuatan besar yang berpengaruh pada kestabilan sistem internasional, mengingat posisinya yang dominan dalam pasar energi internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rusia, bersama dengan Cina, kini juga tengah berupaya menguatkan multilateralisme non-Barat seperti melalui blok BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan), SCO (Shanghai Cooperation Organisation), dan EAEU (Eurasian Economic Union), ditambah lagi status diplomatik Rusia yang tidak berubah, seperti memegang hak veto dalam Dewan Keamanan PBB.![]()
Jonathan Jordan, Research Fellow, Indonesian Institute of Advanced International Studies (INADIS)
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!