Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertanian di Aceh Rugi Rp1 Miliar Akibat Banjir Bandang di Nagan Raya

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 23:20 WIB | Oleh:
Pertanian di Aceh Rugi Rp1 Miliar Akibat Banjir Bandang di Nagan Raya Doc: (ANTARA/H
Ket. Warga melihat lahan sawah dan perkebunan yang rusak akibat terjangan banjir bandang yang terjadi di Beutong Ateuh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Rabu (30/8).

SUKA MAKMUR -- Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mencatat kerugian di sektor pertanian khususnya lahan sawah dan palawija akibat terjangan banjir bandang di Beutong Ateuh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang hampir mencapai Rp1 miliar.

"Kalau taksiran sementara kerugian di sektor pertanian ini antara Rp800 hingga Rp900 juta, tapi ini baru perkiraan sementara," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Aceh, drh Safridhal kepada ANTARA, Kamis.

Ia menyebutkan, salah satu dampak banjir bandang bagi sektor pertanian di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yaitu terganggunya pasokan air melalui saluran irigasi.

Akibat terganggunya aliran air karena parit yang terkuras bagian tanah di Desa Blang Meurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, telah menyebabkan sekitar 45 Ha lahan sawah masyarakat ikut terdampak.

Kemudian adanya bencana timbunan tanah longsor tebing gunung yang menyebabkan sekitar 0,5 hektare lahan sawah petani tertimbun tanah, sehingga menyebabkan lahan tidak bisa tergarap.

Kemudian adanya tumpukan kayu di lahan seluas satu hektare di Desa Babah Suak, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, sehingga menyebabkan petani tidak bisa menggarap lahan sawah milik mereka.

Safridhal mengatakan meski dampak yang ditimbulkan dari bencana alam tersebut tidak menyebabkan produksi padi petani terganggu, namun dampak secara ekonomi yang ditimbulkan dari bencana alam tersebut sangat parah.

"Kami masih terus berupaya melakukan pendataan di lokasi, untuk memastikan angka riil yang timbul dari bencana alam khususnya di sektor pertanian di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya," demikian Safridhal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.