Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dolar Menguat Setelah Indeks Harga PCE AS Kembali Terangkat

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 08:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Menguat Setelah Indeks Harga PCE AS Kembali Terangkat Doc: ANTARA/GALIH PRADIPTA
Ket. Ilustrasi - Warga menukarkan mata uang dolar AS di sebuah gerai money changer di Jakarta.

NEW YORK - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (31/8) atau Jumat pagi WIB, karena indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS terangkat kembali terhadap data yang lemah awal pekan ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,44 persen menjadi 103,6126 pada akhir perdagangan.

Belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS, meningkat 0,8 persen bulan lalu dari Juni, tingkat tertinggi dalam setengah tahun, menurut Departemen Perdagangan AS pada Kamis (31/8).

Indeks PCE menunjukkan bahwa harga meningkat 0,2 persen secara bulanan dan 3,3 persen secara tahunan. Indeks PCE inti, yang tidak termasuk makanan dan energi, menunjukkan harga meningkat 0,2 persen dari bulan sebelumnya dan 4,2 persen untuk 12 bulan yang berakhir pada Juli. Hal ini sesuai dengan ekspektasi para ekonom.

Selain itu, jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun 4.000 menjadi 228.000 pada pekan yang berakhir 26 Agustus, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis (31/8). Rata-rata pergerakan klaim dalam empat minggu meningkat sebesar 250 menjadi 237.500.

"Secara seimbang, menurut saya data hari ini tidak terlalu panas atau dingin. Data ini memberikan sedikit kejutan dan dengan demikian memperkuat gagasan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunganya. Pasar hampir sepenuhnya memperkirakan tidak adanya perubahan pada pertemuan The Fed berikutnya pada 20 September," kata Aaron Hill, analis di FP Markets.

Di zona euro, ukuran inflasi Uni Eropa juga meningkat pada Agustus menjadi 5,7 persen dari 5,1 persen pada bulan lalu, data resmi menunjukkan pada Kamis (31/8).

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0846 dolar AS dari 1,0923 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2665 dolar AS dari 1,2717 dolar AS.

Dolar AS dibeli 145,4070 yen Jepang, lebih rendah dari 146,1900 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8830 franc Swiss dari 0,8783 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3514 dolar Kanada dari 1,3528 dolar Kanada. Dolar AS meningkat menjadi 10,9402 krona Swedia dari 10,8297 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.