Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyusunan APBN Butuh Keterlibatan Publik

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyusunan APBN Butuh Keterlibatan Publik Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menekankan keterlibatan publik dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk mewujudkan APBN yang akuntabel, kredibel dan transparan.

"Sebagai instrumen kebijakan publik yang dinamis, maka perlu banyak perspektif. Perspektif publik sangat dibutuhkan sebagai bahan untuk menyempurnakan sekaligus perwujudan implementasi dari good governance, karena APBN kita itu APBN bersama," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Heru Pambudi dalam Seminar Keterbukaan Informasi Publik: Pokok-Pokok Kebijakan APBN Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (30/8).

Heru menyebutkan keterbukaan informasi juga diaplikasikan dalam penyusunan dan pembahasan APBN 2024. Dengan keterbukaan informasi, APBN dapat tersusun dengan menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Selain itu, keterbukaan informasi juga menjadi tanggung jawab moral bagi Kementerian Keuangan dalam rangka memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat. Terlebih, sambung Heru, APBN tidak hanya sekadar deretan angka, tetapi mengandung berbagai pokok-pokok kebijakan yang lebih fundamental, seperti kebijakan subsidi, kompensasi dan sebagainya.

APBN juga, pada prinsipnya, merupakan hasil kerja yang melalui proses teknokratis, administratif, dan juga politis. Heru menjelaskan APBN disusun dengan menggunakan strategi, data dan metodologi untuk menghasilkan kebijakan yang kredibel, akuntabel dan transparan.

Penyusunan APBN terdiri dari berbagai rangkaian mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan yang membutuhkan waktu panjang, kompleks dan melibatkan banyak pihak. Hal itu dilakukan untuk mewujudkan pembangunan yang sebaik-baiknya.

Karena itu, menjadi penting bagi Kementerian Keuangan untuk mengkomunikasikan penyusunan APBN kepada masyarakat. "Mudah-mudahan kita bisa terus mendorong keterbukaan informasi dan transparansi," ujar Heru.

Ke depannya, APBN terus diarahkan menjadi instrumen untuk mentransformasikan ekonomi dan mendukung perbaikan kesejahteraan rakyat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.