Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapasitas dan Produktivitas UMKM Dipacu

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 10:51 WIB | Oleh:
Kapasitas dan Produktivitas UMKM Dipacu Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi usaha mikro, kecil, dan menengah.

JAKARTA - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) makin mendapatkan perhatian penuh, bukan hanya dari pemerintah, melainkan juga pengusaha besar. Berbagai upaya ditempuh agar kapasitas, kualitas, dan produktivitas UMKM meningkat sehingga dapat naik kelas, mengingat kontribusi terhadap perekonomian nasional sangat besar.

"Faktor kunci keberhasilan yang kami catat perlu dilakukan proses secara bertahap dengan pendampingan yang intensif dan berkesinambungan, sehingga harus ada pendampingan terutama pada tahap awal," kata Direktur Eksekutif Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia (BI), Yunita Resmi Sari, dalam Indonesia Development Talk di Jakarta, Selasa (29/8).

Melalui pendampingan intensif, pelaku UMKM dapat memperoleh sejumlah manfaat seperti pendalaman pasar, pengelolaan keuangan, dan peningkatan kapasitas digital.

Selain melalui pendampingan secara intensif, Yunita menuturkan keberhasilan peningkatan kapasitas bisnis UMKM juga perlu didukung dengan pola pikir berkembang dan komitmen dari UMKM, dan penetapan tujuan yang dapat dicapai berdasarkan aspirasi kelompok sasaran melalui program pelatihan yang disesuaikan.

Program pengembangan UMKM juga dapat berjalan dengan baik didukung dengan fasilitasi hubungan strategis UMKM dengan ekosistem pendukung bisnis, pendekatan yang berpusat pada masyarakat, serta indikator keberhasilan yang terukur dengan metode dan frekuensi pemantauan dan evaluasi yang tepat.

BI juga fokus meningkatkan kapasitas UMKM dengan mengembangkan kapasitas digital mereka terutama untuk pemasaran produk dan perdagangan dalam jaringan, meningkatkan akses ke pembiayaan serta mempromosikan pembayaran digital seperti melalui QRIS.

Yunita mengatakan UMKM memainkan peran strategis sebagai sumber pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Bagaimanapun, UKM masih menghadapi tantangan termasuk akses terbatas terhadap pendanaan, kesiapan digital dan pemasaran.

Kontribusi Besar

Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2021 mencapai 8.573,9 triliun rupiah atau sekitar 61,07 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB). Kemudian, pelaku UMKM yang saat ini berjumlah 65,4 juta juga menyerap 117 juta pekerja.

Di sisi lain, 77,7 persen UMKM menghadapi tantangan dalam pemasaran online, termasuk kurangnya pengetahuan, sumber daya manusia, dan keterbatasan infrastruktur. Kesiapan digital UKM antara lain dipengaruhi oleh optimisme dan kompetensi.

Sementara itu, dukungan agar UMKM naik kelas juga datang dari pelak usaha. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung pendampingan UMKM secara berkelanjutan melalui program UMKM Merdeka untuk meningkatkan kualitas produknya.

"Yang kita perkuat adalah infrastruktur pendampingan karena menjadi pengusaha sukses tidak bisa belajar hanya sebulan atau setahun atau dua tahun tapi harus berkelanjutan maka ini pendampingan UMKM yang berkelanjutan," kata Ketua UMKM Industri Kecil Menengah Apindo Ronald Walla dalam Webinar Bincang UMKM di Jakarta, awal pekan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.