Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Hanya di Medsos, Hoaks juga Menyebar lewat WhatsApp, Line, dan Telegram

📅 Selasa, 29 Agu 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Apa yang dapat dilakukan oleh komunitas pemeriksa fakta?

Pertama, jurnalis dapat mengintegrasikan konten cek fakta yang mereka terbitkan di media sosial atau situs berita dengan layanan pesan, khususnya WhatsApp.

Integrasi dengan aplikasi pengiriman pesan akan meningkatkan interaksi dengan khalayak dan, pada saat yang sama, memperluas distribusi konten cek fakta untuk memerangi misinformasi.

Media penyedia konten cek fakta dan komunitas pemeriksa fakta lainnya juga dapat menggunakan fitur chat untuk melibatkan publik. MAFINDO dan Tempo telah melakukan hal ini. Kedua organisasi tersebut berkolaborasi dengan Whatsapp untuk mengintegrasikan pemeriksaan fakta menggunakan teknologi chatbot.

Chatbots hanya akan bekerja atau merespons setelah menerima pesan dari pengguna. Melalui fitur ini, seluruh pengguna dapat memilih untuk membaca artikel cek fakta atau melaporkan informasi mencurigakan.

Chatbot Tempo dan MAFINDO adalah langkah awal yang baik.

Namun, keduanya merupakan teknologi yang pasif karena hanya menerima pesan pengecekan fakta dari pembaca lalu meresponsnya dengan mengirimkan artikel pengecekan fakta yang sama untuk semua pengguna. Selain itu, hanya pengguna yang memiliki nomor chatbot tersebut yang dapat mengakses teknologi ini.

Oleh karena itu, diperlukan dua strategi yang dikerjakan sekaligus, yaitu push notification dan personalisasi.

Sederhananya, push notification merupakan pesan notifikasi yang muncul di layar perangkat seluler atau desktop penggunanya. Sedangkan personalisasi merupakan upaya memetakan preferensi atau karakteristik audiens yang kemudian dapat dijadikan dasar untuk mengirimkan konten atau notifikasi yang relevan.

Push notification yang dipersonalisasi

Perusahaan media dan komunitas cek fakta dapat memulai dengan memetakan basis data audiens mereka, berdasarkan gender, pekerjaan, lokasi, dan waktu membaca masyarakat secara online.

Pola konsumsi cek fakta berkaitan erat dengan karakteristik khalayak. Jadi, media dan komunitas pemeriksa fakta dapat membuat database untuk memetakan minat audiens yang berbeda-beda.

Setelah memetakan audiensnya, perusahaan pers dapat mengirimkan pemberitahuan tentang konten cek fakta menggunakan strategi personalisasi dan push notification.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.