Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat, Pemkab Purwakarta Antisipasi Penurunan Kualitas Udara

📅 Senin, 28 Agu 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Pemkab Purwakarta Antisipasi Penurunan Kualitas Udara Doc: ANTARA/HO-Pemkab Purwakarta
Ket. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Purwakarta - Gerak cepat, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mengantisipasi terjadinya penurunan kualitas udara sebagai dampak dari musim kemarau panjang dan cuaca ekstrem.

"Antisipasi penurunan kualitas udara dilakukan untuk mewaspadai potensi munculnya penyakit yang disebabkan kualitas udara yang buruk," kata Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustikadi Purwakarta, Minggu.

Saat ini terjadi penurunan kualitas udara di sejumlah kota besar seperti di wilayah DKI Jakarta dan kawasan Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi.

Atas hal tersebut, pihaknya perlu melakukan antisipasi terjadinya penurunan kualitas udara dampak dari musim kemarau di wilayah Purwakarta.

"Kualitas udara di Purwakarta harus terus dijaga agar tetap berada dalam kondisi baik," katanya.

Menurut dia, organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Purwakarta harus menyiapkan langkah antisipasi yang mampu mencegah terjadinya penurunan kualitas udara di Purwakarta.

"Jadi kita harus melindungi masyarakat dari berbagai potensi penyakit yang ditimbulkan dari penurunan kualitas udara," katanya.

Pada musim kemarau panjang ini, bupati juga menghimbau agar masyarakat meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), karena musim kemarau yang ekstrem dampak dari fenomena El Nino akan berpengaruh pada kesehatan manusia.

"Tingkatkan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat, musim kemarau yang ekstrim akan berpengaruh pada daya tahan tubuh manusia yang berdampak pada kualitas kesehatan," katanya.

Sementara itu, sesuai pemantauan Dinas Lingkungan Hidup Purwakarta melalui metode passive sampler, dapat diketahui kalau kualitas udara di wilayah Purwakarta saat ini dalam kondisi cukup baik dan tidak tercemar.

Metode passive sampler merupakan pemantauan mutu udara ambien, dan merupakan salah satu upaya untuk mengevaluasi tingkat keberhasilan program pengendalian pencemaran udara.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan dan Lingkungan Dinas Linh Hidup Purwakarta, Agung Muttaqin, mengatakan, faktor pendukung lainnya seperti ruang terbuka hijau yang berada di pusat kota cukup membantu menjaga kualitas udara di Purwakarta.

"Geografis di Purwakarta itu kan banyak di dominasi oleh wilayah perkebunan karet, teh, kehutanan dan perkebunan warga, dan perkebunan bambu di Sukasari, termasuk RTH (ruang terbuka hijau) di pusat kota, keberadaan itu sangat membantu menjaga kualitas udara di Purwakarta," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.