Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Film 'Barbie' Memantik Kemarahan di Negara-negara Arab

📅 Selasa, 22 Agu 2023, 15:01 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Film itu menunjukkan feminisme kulit putih, kolonial dan superfisial," katanya.

"Feminisme tidak pernah didasarkan pada penggantian sistem patriarki dengan sistem matriarkal, melainkan… feminisme didasarkan pada kesetaraan, keadilan, dan persamaan kesempatan."

Tapi bagi Reefan al-Amoudi, seorang Saudi berusia 18 tahun, "Barbie" mendorong agenda feminis terlalu jauh.

"Sangat menyenangkan bagi seorang wanita untuk bekerja dan mandiri," katanya di bioskop Dubai.

"Tetapi tubuhnya tidak seperti tubuh laki-laki. Dia mampu melakukan segala sesuatu seperti laki-laki, tetapi dalam batas tertentu."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Satgas Yonif 511/DY Evakuas...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...

Menanti Sinyal The Fed, 4 Agustus 2026

59 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.