Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Butuh Target 1 Gigawatt PLTS untuk Bangun Rantai Pasok TKDN

📅 Selasa, 22 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Untuk bagian Indonesia, mengubah persyaratan tenaga surya mungkin merupakan reformasi hukum yang paling mudah. Saat ini, Indonesia menghasilkan lebih sedikit tenaga surya daripada Norwegia, dan banyak dari yang mereka hasilkan dikirim ke negara tetangga Singapura.

Menurut rencana investasi, pemerintah ingin meningkatkan kapasitas tenaga surya lima kali lipat dalam lima tahun ke depan, tetapi akan membutuhkan hampir 2,4 miliar dollar AS untuk melakukannya.

Peneliti Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda mengatakan, TKDN ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan industri pendukung dalam negeri. Kalau dihapus justru akan merugikan industri pendukung dalam negeri.

"Tidak ada insentif bagi investor untuk membangun industri pendukung PLTS dalam negeri. Insentif TKDN ini kan juga dilihat peluang investor untuk membangun industrinya di dalam negeri," papar Nailul.

Pengamat energi dari Universitas Brawijaya, Malang, Suprapto, mengatakan, kelambanan Indonesia mencapai target bauran energi disebabkan aturan pemerintah yang kerap berubah-rubah, membuat kalangan investor EBT berada dalam ketidakpastian.

"Sejak beberapa tahun lalu aturan soal surplus PLTS atap yang dibeli PLN berubah-rubah, sampai akhirnya yang terakhir tidak dibeli sama sekali. Keadaan semacam ini membuat investor maju-mundur. Pemerintah sebaiknya tetap mengacu pada aturan karena akan menggambarkan konsistensi pemerintah menerapkan aturan," kata Suprapto.

Ekonom STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko mengatakan rencana penghapusan kewajiban TKDN berpotensi merugikan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang. Sebab, akan menghambat industri dalam negeri yang memasok berbagai komponen-komponennya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.