Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wajib Tahu! 10 Faktor Penyebab Peningkatan Risiko Penyakit Alzheimer

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 10:49 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa peningkatan kadar homosistein merusak sel-sel otak dengan mengganggu produksi energi. Mengonsumsi lebih banyak folat dan vitamin B12 dapat menurunkan kadar homosistein - dan dapat mengurangi risiko demensia.

9. Depresi

Mereka yang hidup dengan Alzheimer juga sering menderita depresi, meskipun tidak pasti apakah depresi menyebabkan Alzheimer atau hanya merupakan gejala dari penyakit ini. Namun, banyak bukti yang mendukung bahwa depresi memang merupakan faktor risiko, seperti yang ditemukan oleh penelitian terbaru ini. Penelitian bahkan menunjukkan adanya hubungan antara jumlah episode depresi - terutama sepuluh tahun sebelum timbulnya demensia - dengan risiko yang lebih tinggi.

Depresi meningkatkan kadar bahan kimia berbahaya dalam otak kita. Ketidakseimbangan bahan kimia ini dapat menyebabkan hilangnya sel-sel otak. Hal ini, ditambah dengan hilangnya sel-sel otak pada demensia, meningkatkan kemungkinan Alzheimer.

10. Stres

Terakhir, stres diidentifikasi sebagai suatu faktor risiko. Stres jangka panjang menargetkan sel-sel kekebalan tubuh kita, yang penting dalam mencegah demensia. Secara khusus, hormon kortisol terbukti berkontribusi terhadap stres dan dapat berdampak pada memori. Oleh karena itu, mengurangi stres dan kadar kortisol dapat mengurangi kemungkinan mengembangkan demensia.

Penelitian ini menawarkan gambaran yang kompleks tentang bagaimana kita dapat memerangi timbulnya Alzheimer - serta sepuluh area yang perlu dikonsentrasikan oleh para ilmuwan untuk diteliti pada masa depan.

Meskipun temuan-temuannya mungkin tampak suram, ada beberapa harapan karena banyak dari faktor risiko ini dapat dikelola atau dimodifikasi melalui perubahan gaya hidup, termasuk pola makan dan olahraga.

Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.The Conversation

Mark Dallas, Associate Professor in Cellular Neuroscience, University of Reading

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Daerah
Anggaran PUPR Karawang Masi...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.