Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membanggakan, Pengamat Nilai Jokowi Berhasil Letakkan Fondasi Transisi Kepemimpinan

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 21:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membanggakan, Pengamat Nilai Jokowi Berhasil Letakkan Fondasi Transisi Kepemimpinan Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Pengamat intelijen, pertahanan dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro.

Jakarta - Membanggakan, pengamat intelijen, pertahanan dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro menilai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan MPR RI sebagai penegasan fondasi transisi kepemimpinan menjelang tahun politik 2024.

"Pidato kenegaraan presiden kali ini diwarnai dengan kesadaran bahwa pemerintahannya akan segera berakhir dan pemimpin di masa mendatang harus berpijak pada hal ke-kini-an dan ke-disini-an. Penegasan bahwa dia tidak cawe-cawe dalam kontestasi Pemilu 2024 dan menolak disebut "Pak Lurah" merupakan bentuk sikap proporsional dari seorang kepala negara," kata Simon, sapaan akrab NgasimanDjoyonegoro, dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARAdi Jakarta, Rabu.

Rektor Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal itu juga mengatakan dalam konteks pertahanan dan keamanan nasional, apa yang disampaikan oleh Presiden adalah bentuk optimisme dalam menatap masa depan.

Presiden menyinggung soal merebaknya ekspresi ujaran kebencian yang menyerang pribadi Presiden dalam balutan kritik. Penting untuk dipahami bahwa ekspresi semacam ini berpotensi memecah belah masyarakat dan perlu diantisipasi sejak awal.

Semua pihak harus belajar dari Pilkada DKI 2017 dan Pemilu 2019 di mana ujaran kebencian antara pendukung pasangan calon telah berhasil membelah masyarakat. Untungnya, hal ini tidak berlanjut pada konflik yang lebih serius.

"Aparatur di bidang pertahanan dan keamanan harus menangkap hal ini sebagai arena kerja yang perlu diperhatikan karena telah disebut secara spesifik oleh Presiden dalam pidatonya," kata analis intelijen, pertahanan dan keamanan ini.

Dia menyebutbanyak aspek yang disinggung oleh Presiden, seperti keberhasilan ekonomi, hilirisasi, penegakan hukum dan diplomasi internasional, sehingga semua hal tersebut adalah keberhasilan yang menjadi modal transisi kepemimpinan.

"Keberhasilan dalam naiknya level diplomasi internasional adalah modal yang sangat besar untuk menjaga posisi Indonesia dalam geopolitik yang semakin memanas," ujarnya

Dalam peta geopolitik saat ini, ada kecenderungan negara-negara adikuasa hendak menggeser konflik antara Blok Barat dan Blok Timur ke wilayah Asia.

Sementara, Indonesia yang mencakup sepertiga wilayah Asia Tenggara, sudah pasti akan terkena dampak. Oleh karena itu, menurutdia, harus mampu mengubah ancaman yang ada ini menjadi kesempatan atau peluang untuk memicu dan memacu diri dalam mencapai Indonesia Maju.

"Jangan sampai berbagai modal sosial, ekonomi, dan budaya yang sudah kita capai hanya berlalu begitu saja. Kita kuatkan SDM unggul di tengah bonus demografi agar mampu mengolah sumber daya alamnya sendiri, kita gunakan international trust untuk menciptakan kesempatan dan pengaruh baru, dan kita kuatkan budaya kita sebagai laboratorium internasional dalam mengelola perbedaan dan toleransi," kata Simon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Olahraga
Kalah dari Persija, Pelatih...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.