Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantap, BRIN: Optimalisasi BLK Dukung Penyiapan Bonus Demografi Indonesia

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 21:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, BRIN: Optimalisasi BLK Dukung Penyiapan Bonus Demografi Indonesia Doc: ANTARA/HO-Humas BRIN
Ket. Logo baru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diluncurkan pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-26, pada Selasa (10/8/2021).

Jakarta - Mantap, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memandang optimalisasi balai latihan kerja atau BLK dapat mendukung penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas, kompetitif, unggul, dan produktif untuk menangkap peluang bonus demografi yang dimiliki Indonesia.

"Kami melihat di lapangan banyak sekali manajemen BLK yang as usual. Hasil riset kami harus ada desain ulang terhadap manajemen BLK di tingkat nasional maupun kabupaten/kota yang jumlahnya sangat banyak," kata Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN Nawawi saat dihubungi di Jakarta, Rabu.

Nawawi mengungkap banyak BLK daerah menyiapkan sumber daya manusia tetapi belum sesuai dengan potensi lokal atau kadang-kadang tidak menjawab kebutuhan industri di daerah.

Oleh karena itu, pemerintah juga harus bisa mengoptimalkan potensi lokal sesuai dengan kebutuhan mengingat peran BLK menjadi salah satu penggerak utama untuk penyiapan sumber daya manusia Indonesia sesuai dengan permintaan pasar.

"Selama ini penyiapan ada di BLK, sekolah pastinya menghasilkan lulusan, tetapi kebanyakan lulusan tidak sesuai dengan permintaan pasar, sehingga di situ ada peran BLK," kata Nawawi.

Lebih lanjut dia menuturkan bahwa manajemen BLK saat ini berbeda-beda, ada BLK nasional, BLK provinsi, BLK kabupaten/kota, bahkan semua kementerian dan dinas juga punya balai latihan kerja.

Manajemen yang beragam itu membuat banyak program tumpang tindih, sehingga kurang efisiensi.

BRIN lantas menawarkan ide agar BLK berada di bawah sebuah lembaga tingkat nasional agar manajemen balai latihan kerja semakin baik.

"Kami terpikirkan konsep BLK itu terintegrasi baik di tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota. Walaupun lokasi berbeda, kalau itu terintegrasi secara kelembagaan akan lebih baik pelaksanaan program dan implementasinya," pungkas Nawawi.

Pada Sidang Tahunan MPR di Jakarta, 16 Agustus 2023, Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah terus berupaya untuk mengoptimalkan manfaat demografi.

Bonus demografi yang akan mencapai puncak pada tahun 2030 adalah peluang besar untuk mewujud target Indonesia Emas 2045. Sebanyak 68 persen penduduk Indonesia berusia produktif menjadi kunci peningkatan produktivitas nasional ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta Baka...

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.