Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IKM Didorong Miliki Sertifikat TKDN

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 04:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
IKM Didorong Miliki Sertifikat TKDN Doc: ANTARA/Feru Lantara
Ket. Jalan GDC Depok

DEPOK - Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Depok didorong untuk memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). "Dengan memiliki sertifikat TKDN akan bisa memperluas jaringan pemasaran produk," kata Kepala Disdagin Kota Depok, Dudi Miraz Imaduddin, Selasa.

Dudi sudah melakukan sosialisasi kepada 50 pelaku IKM dari berbagai sektor untuk memahami prosedur pembuatan sertifikat TKDN. "Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah ingin memberikan pengetahuan cara mendapatkan sertifikat TKDN untuk produk yang dihasilkan IKM," jelasnya.

Sebab, sertifikat TKDN menjadi modal IKM untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang atau jasa pemerintahan. "Kami fasilitasi para IKM agar mengetahui cara mendapatkan sertifikat TKDN. Ini sangat perlu untuk menambah legalitas usaha," katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, lanjut Dudi, pelaku IKM diajarkan menghitung nilai TKDN. Ini meliputi aspek bahan atau material langsung. Kemudian, tenaga kerja langsung, biaya tidak langsung pabrik, dan biaya pengembangan. "Pengajuan pendaftaran sertifikat TKDN bisa dilakukan melalui Sistem Informasi Industri Nasional atau SIINas," katanya.

Sedangkan anggota Komisi B DPRD Depok, Rienova Serry Donie, mengatakan ekonomi kreatifperlu ruang sarana prasarana dan pendampingan berkelanjutan agar bisa semakin berkembang. "Pemerintah Kota Depok perlu memberikan ruang sebesar-besarnya bagi dunia ekraf. Caranya dengan menyiapkan sarana prasarananya dan memberikan pendampingan berkelanjutan," jelas Rienova Serry Donie.

Rienova menambahkan, perkembangan ekraf dibarengi munculnya komunitas bidang tersebut sehingga bisa meningkatkan ekonomi. "Ekraf bisa meningkatkan perekonomian Depok dan berdampak mengurangi angka pengangguran," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

30 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.