Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Konsumsi Ikan Cegah Stunting

📅 Senin, 14 Agu 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Konsumsi Ikan Cegah Stunting Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Magetan
Ket. Kegiatan edumina wisata yang dilakukan Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan di Balai Benih Ikan di Desa Purwosari untuk meningkatkan konsumsi ikan warga setempat guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan mencegah stunting atau kekerdilan anak.

Magetan - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkatkan konsumsi ikan warga setempat guna memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan mencegah stuntingatau kekerdilan pada anak.

Kepala Disnakkan Kabupaten Magetan Nur Haryani dalam keterangannya di Magetan, Minggu, mengatakan peningkatan konsumsi ikan dilakukan melalui sosialisasi gerakan gemar makan ikan yang diwujudkan dengan kegiatan edumina wisata terhadap sejumlah siswa PAUD dan SD di Balai Benih Ikan di Desa Purwosari, Magetan.

"Disnakkan ikut menyukseskan program pemerintah pusat yaitu gemar makan ikan. Harapan kami anak-anak di Magetan tumbuh sehat, cerdas, dan kuat dengan konsumsi ikan dan olahannya," ujar Nur Haryani.

Dalam edumina wisata tersebut, anak-anak diberikan edukasi tentang pemijahan ikan, pembibitan ikan, pembesaran, panen, sampai pengolahannya.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Magetan sekaligus Bunda PAUD Magetan Titik Suprawoto mengapresiasi kegiatan edumina wisata tersebut. Sebab, dalam kegiatan itu anak-anak tidak hanya diedukasi biasa, namun juga diajak untuk melihat langsung ke lapangan.

Dengan demikian, ilmu tentang ikan yang didapat oleh anak-anak dan walinya dapat diimplementasikan di rumah.

"Mari bergerak bersama untuk meningkatkan konsumsi ikan di Magetan. Targetnya di Magetan tahun 2023 ini, konsumsi ikan bisa naik menjadi 38 kilogram per kapita per tahun," kata Titik.

Sesuai data, Dinas Peternakan dan Perikanan setempat, konsumsi ikan di Magetan rata-rata masih sekitar 26,56 kilogram per kapita per tahun.

Ia menjelaskan, gerakan gemar makan ikan juga membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting atau kasus kekerdilan anak di Magetan.

Dengan demikian, gemar makan ikan harus terus dilakukan agar hal tersebut bisa menjadi budaya atau kebiasaan. Harapannya dapat mewujudkan generasi di masa mendatang yang berkualitas, sehat, cerdas, dan sejahtera.

Dalam edumina wisata juga dilakukan makan olahan ikan bersama serta pembagian bibit ikan agar siswa dapat belajar memelihara ikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.