Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bank Dunia Bantu Pembangunan Jaringan Listrik Tenaga Surya di Nigeria

📅 Minggu, 13 Agu 2023, 17:37 WIB | Oleh:
Bank Dunia Bantu Pembangunan Jaringan Listrik Tenaga Surya di Nigeria Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Presiden Bank Dunia, Ajay Banga menyampaikan bahwa Bank Dunia akan membantu mendanai pembangunan 1.000 jaringan listrik tenaga surya mini di negara dengan perekonomian terbesar di Afrika, Nigeria. Adapun pembangunan itu berjalan dalam kemitraan dengan pemerintah Nigeria dan sektor swasta.

Nigeria, dengan populasi lebih dari 200 juta orang, memiliki kapasitas pembangkit listrik terpasang sebesar 12.500 megawatt (MW) namun hanya menghasilkan sebagian kecil dari kapasitas tersebut, sehingga jutaan rumah tangga dan bisnis bergantung pada generator bensin dan diesel.

Jaringan listrik mini, yang terdiri dari unit-unit pembangkit listrik berskala kecil, biasanya memiliki ukuran mulai dari beberapa kilowatt hingga 10 MW, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 200 rumah tangga.

Berbicara dalam sebuah kunjungan ke lokasi jaringan listrik mini di pinggiran ibukota Abuja, Banga mengatakan bahwa hampir 150 jaringan listrik mini telah dibangun, sebagian didanai oleh Bank Dunia. Ini bertujuan untuk menyediakan listrik bagi masyarakat yang tidak memiliki akses listrik.

"Kami sedang membangun 300 lagi, tetapi ambisi kami dengan pemerintah adalah untuk mencapai seribu. Kita berbicara tentang ratusan juta dolar yang diinvestasikan," kata Banga, tanpa memberikan jadwa, dikutip dari Reuters, Senin (7/8).

"Sekarang idenya bukan untuk Bank Dunia menjadi satu-satunya orang yang menaruh uang. Kami menaruh sebagian dari uang itu seperti subsidi," tambahnya.

Data Bank Dunia menunjukkan bahwa di Afrika sub-Sahara, 568 juta orang masih kekurangan akses terhadap listrik. Secara global, hampir 8 dari 10 orang yang tidak memiliki akses listrik tinggal di Afrika.

Sebagai informasi, jaringan listrik tenaga surya mini mengacu pada sistem listrik tenaga surya yang digunakan untuk memasok listrik di skala kecil, biasanya untuk penggunaan lokal atau dalam lingkup yang terbatas. Sistem ini terutama cocok untuk daerah yang terpencil, wilayah pedesaan, dan lokasi di mana infrastruktur listrik konvensional sulit atau mahal untuk diimplementasikan.

Penggunaan jaringan listrik tenaga surya mini memiliki beberapa keuntungan, termasuk pengurangan ketergantungan pada sumber daya bahan bakar fosil, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan menyediakan akses listrik bagi komunitas yang terpencil atau tidak terjangkau oleh jaringan listrik konvensional.

Kesimpulannya, jaringan listrik tenaga surya mini adalah sistem listrik berbasis energi surya yang digunakan untuk menyediakan listrik di skala kecil atau dalam lingkup terbatas. Sistem ini menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik, baterai untuk menyimpannya, dan inverter untuk mengubahnya menjadi listrik AC. Meskipun memiliki beberapa batasan, sistem ini memberikan alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diandalkan di daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh jaringan listrik konvensional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.