Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Kolaborasi, Asean dan AS Miliki Kepentingan Jaga Indo-Pasifik Tetap Terbuka

📅 Jumat, 11 Agu 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Asean dan AS Miliki Kepentingan Jaga Indo-Pasifik Tetap Terbuka Doc: ANTARA/HO-Youtube FPCI
Ket. Tangkapan layar - Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Indonesia Abdul Kadir Jailani dalam acara “US Indo-Pacific Strategy and Southeast Asia Conference” yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (10/8/2023).

Jakarta - Perkuat kolaborasi, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Abdul Kadir Jailani berpendapat bahwa Asean dan AS memiliki kepentingan untuk menjaga kawasan Indo-Pasifik tetap terbuka dan bebas.

"Kami (Asean dan AS) berbagi kepentingan untuk menjaga agar Indo-Pasifik tetap terbuka dan bebas," kata Abdul dalam acara "US Indo-Pacific Strategy and Southeast Asia Conference" yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis.

Abdul melanjutkan, Indo-Pasifik sebagai tempat publik global harus terbuka dan inklusif untuk semua negara, mengartikan bahwa tidak hanya jangan ada negara yang tertinggal, tetapi juga terbuka untuk beragam gagasan.

"Jadi kami semua terbuka untuk semua ide dan bagaimana menerapkan strategi ini," ujar Abdul.

Selain itu, Abdulmengatakan bahwa Asean dan AS juga perlu meningkatkan kerja sama yang konkrit, menambahkan bahwa Asean menawarkan kerangka kerja dengan Asean sebagai sentral untuk mengelola persaingan antara negara kekuatan besar.

"Melalui Pandangan Asean (Asean Outlook), Asean mencoba menawarkan kerangka kerja untuk mengelola persaingan strategi tersebut dengan Asean mengambil peran sentral," jelas Abdul.

Dia menyebutkan pula, saat ini Asean dan AS memiliki hubungan kerja sama ekonomi dan ingin memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pembangunan berkelanjutan.

Pandangan Asean tentang Indo-Pasifik (Asean Outlook on Indo-Pacific/AOIP) merupakan penegasan posisi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) dalam peranannya untuk menjaga perdamaian, keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik, yang diperkenalkan pada KTT Asean 2019.

AOIP mengedepankan pendekatan dialog dan kerja sama yang terbuka dan inklusif di bidang yang menjadi prioritas Asean, yaitu maritim, ekonomi, konektivitas, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

AOIP adalah tanggapan terhadap kehadiranQuadrilateral Security Dialogue(QSD) di kawasan Indo-Pasifik.

Fenomena pembentukan dan transformasi kerja sama QSD dalam dinamika kawasan Indo-Pasifik menimbulkan berbagai reaksi dan asumsi dari berbagai negara di kawasan Indo-Pasifik khususnya di Asia Tenggara.

Asean terdiri dari 10 negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Laos, Kamboja, Vietnam, dan Myanmar.

Pada KTT Asean 2022, Timor-Leste diterima secara prinsip sebagai negara anggota ke-11 Asean.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

23 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.