Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PMI Bekasi Salurkan 20 ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 20:48 WIB | Oleh:
PMI Bekasi Salurkan 20 ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Petugas PMI Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Bojongmangu, Rabu.

KABUPATEN BEKASI - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyalurkan bantuan 20.000 liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan pada sejumlah titik di wilayah selatan daerah itu.

"PMI Kabupaten Bekasi memberikan respons pelayanan distribusi air bersih untuk warga yang sudah mulai merasakan krisis kekeringan, khususnya di wilayah selatan, di Kecamatan Bojongmangu," kata Ketua PMI Kabupaten Bekasi Akhmad Kosasih di Cikarang, Rabu.

Dia menjelaskan distribusi air bersih di titik pertama disalurkan ke Kampung Galang, RT 003/RW 002, Desa Suka Mukti, Kecamatan Bojongmangu, sebanyak 10.000 liter air bersih kepada total 250 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan distribusi di titik kedua ke Kampung Guha RT 07/04, Desa Karang Indah, Kecamatan Bojongmangu, juga sebanyak 10.000 liter air bersih kepada 80 KK.

Kosasih mengaku kesulitan air bersih di wilayah itu disebabkan kekeringan pada sumber mata air dan sungai hingga tidak sanggup mencukupi kebutuhan mandi, cuci, dan kakus warga.

"Alhamdulillah pemberian air bersih ini mendapatkan sambutan antusias masyarakat sekitar mengingat dampak dari musim panas ini mengakibatkan sulitnya mendapatkan air untuk keperluan sehari-hari," katanya.

Kepala Markas PMI Kabupaten Bekasi Meyliany mengatakan bantuan sebanyak 20.000 liter air bersih ini diperuntukkan bagi total 1.320 jiwa dari 330 KK. PMI Kabupaten Bekasi selama 14 hari ke depan, lanjutnya, masih terus fokus memenuhi kebutuhan air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bekasi dan PDAM Tirta Bhagasasi untuk mengoptimalkan operasi tanggap kekeringan di wilayah itu.

"Karena mungkin musim panas ekstrem atau kemarau ini akan terjadi berkepanjangan dan akan banyak wilayah lain yang juga akan terdampak kekeringan," katanya.

Ia berharap bantuan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan primer masyarakat ini bermanfaat dalam mendukung seluruh aktivitas masyarakat tanpa perlu khawatir tentang kondisi krisis air bersih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.